Kebakaran Hanguskan 8 Bangunan di Samarinda

Busam ID
8 Kios yang terbakar di Jalan Batu Cerimin, RT 3, Samarinda Utara sudah rata dengan tanah, Minggu (16/2/2025). Foto by Zulkarnain

Samarinda, Busam.ID – Musibah kebakaran terjadi di Kota Samarinda, Minggu (16/2/2025) dini hari sekitar pukul 05.00 Wita. Seebelumnya kebakaran juga melanda kawasan Jalan Gatot Subroto Gang 11, Kelurahan Bandara, Sungai Pinang, kali ini si jago merah mengamuk di Jalan Batu Cermin, RT 3, Kelurahan Semapaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara.

Dalam peristiwa tersebut, 8 bangunan ludes terbakar, termasuk 2 unit sepeda motor dan 1 unit dispenser penjualan BBM eceran.
Menurut keterangan warga sekitar, api pertama kali muncul dari atap kios usaha salon.

“Api langsung membesar dan orang-orang pada keluar semua Awalnya itu korslet pak, api pertama kali muncul di kabel atas kios tersebut yang kemudian merambat ke salon yang terbuat dari bahan kayu hingga kemudian membesar,” ujar Tri, seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut..

Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut berusaha memadamkan api menggunakan ember, namun api dengan cepat membesar dan sulit dipadamkan.

“Bangunan yang terbakar ini rata-rata bangunan kayu semua yang digunakan sebagai usaha, dari usaha salon, bengkel, tukang sayur, warung makan, penjual kue, dan ada juga cucian motor,” terangnya lagi.
Sementara Kabid Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan Disdamkar Kota Samarinda, Teguh Setyawardana, mengatakan tidak ada kendala dalam proses pemadaman.

“Lokasi kebakaran berada di pinggir jalan besar sehingga memudahkan akses mobil pemadam, hanya saja minimnya sumber air,” ucap Teguh.

Teguh juga menyebutkan upaya pemadaman hanya sempat terhambat karena listrik belum padam. “Kalau listrik masih menyala, sesuai SOP kami tidak boleh melakukan penyemprotan dikhawatirkan terjadi sengatan listrik,” ungkapnya.

Sebanyak 8 unit tangki fire truk gabungan Disdamkar dan PMK Swasta serta 11 pompa portable dari relawan dikerahkan ke lokasi kebakaran untuk memadamkan api.

Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Namun, untuk memastikan penyebab pasti, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. (zul)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *