Samarinda, Busam.ID – Ratusan warga bersama Forum Pemuda Peduli Lingkungan (FPPL) Sungai Pinang, berbagai elemen masyarakat, serta instansi pemerintah, bergotong-royong membersihkan saluran drainase di Jalan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, Minggu (29/6/2025) pagi.
Aksi gotong royong tersebut menjadi upaya kolektif untuk mengatasi masalah banjir yang kerap melanda di kawasan tersebut, bahkan saat hujan dengan intensitas sedang.
Gotong royong besarmelibatkan berbagai pihak, termasuk Katana Mugirejo, Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM), serta perwakilan dari enam Rukun Tetangga (RT), yaitu RT 01, 03, 04, 05, 06, dan 40.
Dukungan juga datang dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Fokus utama kegiatan adalah membersihkan drainase sepanjang 800 meter jalan poros Mugirejo yang selama ini dikenal sebagai langganan banjir.
Ketua TWAP Samarinda Syaparuddin mengapresiasi tingginya kesadaran dan semangat kolaborasi yang ditunjukkan oleh masyarakat. Ia menekankan pentingnya gotong-royong sesuai instruksi Wali Kota Samarinda yang mewajibkan seluruh Camat dan Lurah untuk melaksanakan kegiatan serupa setiap hari Sabtu atau Minggu.
Bahkan, semangat gotong-royong itu telah dimasukkan dalam Peraturan Wali Kota mengenai Program Bantuan dan Pemberdayaan Masyarakat.
“Satu kali gotong royong ada uang beli kopi, kue-kue ringan gitu nilainya Rp 300 ribu. Hanya saja, bukan soal uangnya tapi perhatian Walikota terhadap semangat gotong-royong untuk terus diterapkan dan ini kayu bersambut dengan semangat warga yang luar biasa membersihkan drainase dengan menyingkirkan sedimen supaya alur air bisa berjalan dengan baik,” jelas Syaparuddin. (zul)
Editor: M Khaidir


