Bontang, Busam.ID – Rapat Kerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang digelar dalam rangka penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi, terhadap Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025, Rabu (20/8/2025), di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor DPRD Kota Bontang.
Hadir dalam agenda tersebut Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, bersama 12 anggota DPRD, Sekretaris Daerah Aji Erlynawati, para Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Camat, hingga Lurah di lingkungan Pemkot Bontang.
Agus menjelaskan, forum itu merupakan kelanjutan dari Rapat Paripurna DPRD sebelumnya. Ia menegaskan, pandangan fraksi menjadi masukan penting bagi pemerintah dalam menyesuaikan kebijakan keuangan daerah.
“Perubahan APBD 2025 kami arahkan untuk sinkron dengan APBN 2025 serta APBD Provinsi Kaltim. Prinsip efisiensi dan efektivitas tetap menjadi pegangan, dengan fokus pada enam program prioritas,” ungkapnya.
Adapun enam program prioritas pembangunan yang dimaksud meliputi:
1. Bontang Pintar – peningkatan kualitas pendidikan.
2. Bontang Sehat – penguatan layanan kesehatan.
3. Menata Bontang – penataan infrastruktur dan lingkungan.
4. Pelayanan Publik yang Prima – ASN tangguh, transparan, dan akuntabel.
5. Komitmen Bontang – peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat.
6. Inovasi Bontang – pengembangan riset, teknologi, dan sains daerah.
Sejumlah fraksi turut menyampaikan pandangan umum, di antaranya Golkar (Yassier Arafat), PKB (Yusuf), PDI Perjuangan (Winardi), Gerindra (Riski Rusdiansyah), PKS-NasDem (Faisal), serta gabungan Amanat-Demokrat-Bergelora (Sumardi).
Rapat diakhiri dengan penyerahan dokumen pandangan umum fraksi-fraksi DPRD oleh Wakil Ketua DPRD, Maming, kepada Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, sebagai bahan tindak lanjut dalam pembahasan lebih lanjut bersama eksekutif. (ns/adv/diskominfobontang)
Editor: M Khaidir


