Samarinda, Busam.ID – Aksi pencurian helm di Samarinda kian marak dan meresahkan warga. Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda, Saefuddin Zuhri turut berkomentar, dia mengatakan, hal itu sudah menjadi perhatian pemerintah kota (Pemkot) Samarinda dan akan dikoordinasikan dengan aparat keamanan.
“Masalah maling helm ini tentu sampai ke kami. Untuk langkah lebih lanjut akan kami koordinasikan dengan pihak keamanan dan kepolisian,” ungkapnya, Jumat (23/1/2026).
Terkait kemungkinan pengetatan aktivitas perdagangan helm bekas melalui regulasi atau surat edaran, Saefuddin menyebut pemkot masih akan melakukan analisis sebelum mengambil keputusan. “Kalau memang diperlukan imbauan atau kebijakan tertentu, tentu akan kami kaji dulu. Pak Wali Kota juga mengamati hal ini,” katanya.
Namun di luar aspek regulasi, Saefuddin memberi peringatan keras kepada para pelaku pencurian helm. Menurutnya, risiko yang dihadapi jauh lebih besar dibanding nilai barang yang dicuri. “Jangan sampai karena helm Rp350 ribu, malah nyawa yang jadi taruhan. Kalau tertangkap massa, risikonya bisa fatal,” tutupnya. (uca)
Editor: M Khaidir


