Samarinda, Busam.ID – Warga Samarinda kerap mengeluhkan persoalan pipa bocor serta pasokan air yang terkadang keruh dan tidak lancar. Direktur Utama Perumda Tirta Kencana Samarinda, Nor Wahid Hasyim, menjelaskan kondisi jaringan pipa menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kualitas distribusi air.
“Sebagian pipa kita ada yang sudah lama. Sebagian juga ada dari besi sehingga berkarat dan mengecil, ada juga yang dari asbes semen yang sering bocor,” terangnya, Jumat (30/1/2026).
Meski begitu, Perumda Tirta Kencana terus berupaya menyalurkan air secara maksimal kepada masyarakat. Nor Wahid menyebut, pembaruan pipa terus dilakukan, tetapi penggantian seluruh jaringan tidak bisa dilakukan sekaligus karena membutuhkan anggaran besar, apalagi di tengah kebijakan efisiensi keuangan daerah.
Nor Wahid mengatakan, saat ini Perumda memprioritaskan rehabilitasi di titik-titik pipa yang paling rawan bermasalah agar distribusi air tetap optimal. “Beberapa pipa kita rehab dulu, terutama yang sering bermasalah,” ucapnya.
Selain itu, Perumda Tirta Kencana juga tengah menyiapkan pengoperasian 4 Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru yang berlokasi di Bendang 2, Gunung Lingai 3, Tirta Kencana 7, dan Brambai sebagai bagian dari upaya penguatan sistem layanan.
“Pengoperasian IPA ini diharapkan dapat memperkuat suplai air bersih sekaligus mendukung pemerataan pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya. (uca)
Editor: M Khaidir


