Samarinda, Busam.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan langkah antisipasi potensi banjir di kawasan Jalan AMD, Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, Senin (2/2/2026). Upaya ini dilakukan untuk mencegah meluapnya genangan air yang diduga berasal dari area eks tambang dan berpotensi masuk ke permukiman warga.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Samarinda, Suwarso, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil rapat bersama pihak kelurahan dan kecamatan, menyikapi keluhan warga di RT 43 dan RT 44 yang mulai terdampak genangan air.
“Karena ada genangan air yang kalau dibiarkan bisa meluap ke permukiman, hari ini kami secara kolaboratif bersama kecamatan, kelurahan, LPM, dan TNI melakukan pembukaan aliran sungai agar air tidak tergenang,” ujar Suwarso di lokasi kegiatan.
Tahap awal, BPBD membuka aliran air sepanjang kurang lebih 100 meter. Selain itu, pembukaan saluran juga akan diperluas ke sisi kanan agar aliran air dapat terbagi dan tidak meluap ke Jalan AMD. Target berikutnya adalah membuka jalur aliran menuju Sungai Gelinggang dengan menggunakan alat berat.
“Dengan pembagian aliran ini, air diharapkan bisa mengalir dengan baik ke Sungai Gelinggang sehingga tidak terjadi genangan berlebih,” jelasnya.
Suwarso menambahkan, langkah ini merupakan bagian dari pencegahan dini mengingat curah hujan diperkirakan masih tinggi hingga April mendatang.
Jika tidak diantisipasi, potensi banjir diperkirakan dapat berdampak pada sekitar 200 kepala keluarga di 3 RT, yakni RT 40, 43, dan 44.
“Keluhan masyarakat sebenarnya sudah cukup lama. Warga juga sudah melakukan mitigasi secara mandiri, karena air sudah mulai meluap meski masih sedikit. Maka hari ini kita maksimalkan agar betul-betul tidak terjadi banjir,” tegasnya.
BPBD berharap upaya ini mampu menekan risiko banjir dan memberikan rasa aman bagi warga Kelurahan Bukuan, khususnya yang berada di kawasan rawan genangan. (zul)
Editor: M Khaidir


