13 Jabatan Eselon II Masih Lowong, Rudy Sebut On Progress

Busam ID
Rudy Mas’ud, foto by Adit/Busam.ID

Samarinda, Busam.ID – Sebanyak 13 jabatan strategis eselon II di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) hingga saat ini masih belum terisi secara definitif dan masih dijalankan oleh pelaksana tugas (Plt).

Dikonfitmasi hal itu kepada Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud. Harum – sapaan akrabnya -mengakui, sebenarnya tetap berjalan lancar, hanya saja dengan kekosongan jabatan tersebut membuat sejumlah kebijakan penting harus menunggu pejabat definitif.

“Terkait jabatan eselon II yang masih lowong, seluruh proses pengisian sedang berjalan. Kami menunggu tahapan teknis dari BKN. Manajemen talenta dan mekanisme seleksi sudah berjalan,” ucapnya, Senin (9/2/2026).

Ia menegaskan, roda pemerintahan tetap berjalan, namun kewenangan pejabat sementara (Plt.) memiliki keterbatasan. “Untuk keputusan strategis memang harus diambil oleh pejabat definitif,” singkatnya.

Adapun 13 jabatan eselon II yang saat ini masih diisi oleh Plt. diantaranya, Asisten III Setdaprov Kaltim, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Bapenda, Kepala BKD, Kepala Dispora, Kepala Dinas Perkebunan, Kepala Dinas Peternakan, Kepala Dinas Kehutanan, Kepala Biro Barang dan Jasa, Kepala DKP3A, Kepala Biro Umum, serta Direktur RSUD AWS Samarinda dan RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan.

Kekosongan ini terjadi pasca mutasi pejabat eselon II pada 22 Desember 2025, yang justru menambah jumlah posisi strategis tanpa pimpinan definitif. Hingga kini, Pemprov Kaltim masih menunggu tahapan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk menyelesaikan proses seleksi.

“Intinya sudah on progress, karena shelter sudah dibuka untuk kegiatan-kegiatan ataupun daerah-daerah manajemen talentanya sudah on progress. Yang jelas semua prosesnya tengah berjalan,” tutupnya. (adit)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *