Samarinda, Busam.ID – Hari kedua arus mudik Lebaran melalui jalur laut di Pelabuhan Samarinda berlangsung padat. Ribuan calon penumpang memadati area pelabuhan sejak Selasa (17/3/2026) pagi untuk berangkat menuju sejumlah wilayah di Sulawesi. Bahkan, jumlah penumpang yang diberangkatkan mencapai 1.794 orang, hampir menyentuh kapasitas maksimal kapal yang hanya mampu menampung 1.800 penumpang.
Tingginya angka tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat untuk mudik melalui jalur laut masih sangat tinggi. Meski demikian, dibandingkan hari sebelumnya yang menjadi puncak arus mudik, jumlah penumpang di hari kedua ini mengalami penurunan.
Kepala KSOP Kelas I Samarinda, Ridha Rengreng, menyebut keberangkatan KM Aditya tujuan Parepare tetap berjalan lancar dan kondusif. Ia memastikan seluruh penumpang dapat terangkut dengan baik, didukung koordinasi lintas instansi seperti TNI, Polri, dan pihak pelabuhan.
“Memang ada penurunan sekitar 10 persen dari kemarin yang merupakan puncak arus mudik,” ujarnya.
Ridha juga menambahkan, pihaknya telah menyiapkan kapal cadangan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Namun, distribusi keberangkatan dari pelabuhan lain seperti Bontang dan Balikpapan turut membantu mengurai kepadatan di Samarinda.
Sementara itu, Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, memastikan pengamanan selama arus mudik berjalan optimal. “Petugas gabungan melakukan pengawasan ketat, termasuk pemeriksaan tiket dan identitas penumpang demi menjamin keamanan dan kenyamanan perjalanan,” terangnya.
Ia juga mengimbau masyarakat yang mengalami kendala selama proses mudik agar segera melapor ke pos pengamanan yang tersedia di kawasan pelabuhan.
Diperkirakan, arus mudik melalui jalur laut di Samarinda masih akan mengalami fluktuasi dalam beberapa hari ke depan, seiring mendekatnya puncak musim mudik Lebaran. (zul)
Editor: M Khaidir


