Samarinda, Busam.ID – Pria berinisial S (53) berhasil diamankan atas dugaan tindak pidana pengancaman menggunakan senjata tajam (Sajam) jenis badik terhadap kekasihnya, Sury (52). Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Majenang, Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, Jumat (25/4/2025) malam.
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar melalui Kapolsek Samarinda Kota, AKP Kadiyo, membenarkan adanya kejadian pengancaman tersebut. Berdasarkan laporan korban, Sury, kejadian bermula saat ia hendak mengambil air tawar di Jalan Wonosari, Makroman, untuk keperluan minum dirinya dan orang tuanya yang sedang sakit.
“Saat di perjalanan, tiba-tiba terduga pelaku langsung menghampiri dan mengejar korban. Pelaku juga menendang sepeda motor korban dan menyuruhnya untuk pulang,” ungkap Kadiyo, Senin (28/4/2025).
Merasa terancam, Sury kemudian mencari perlindungan ke rumah orang tua terduga pelaku, yang ternyata dibuntuti oleh pelaku.
Setibanya di sana, pelaku disebut langsung mencabut sebilah pisau badik sepanjang kurang lebih 28 centimeter dan mengarahkannya ke korban sambil mengancam.
“Pulang kamu, kalau tidak pulang akan kubunuh kamu,” ucap Kadiyo menirukan ucapan terduga pelaku.
Sury yang ketakutan lantas melemparkan badik tersebut hingga jatuh ke arah pot bunga di dekatnya. Setelah itu, korban meninggalkan lokasi kejadian dan melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Samarinda Kota.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Elang Polsek Samarinda Kota, Sabtu (26/4/2025) dini hari sekitar pukul 00.30 Wita, mendatangi kediaman terduga pelaku. “Kami berhasil mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti berupa sebilah senjata tajam jenis pisau lengkap dengan sarungnya yang disimpan di meja makan rumah pelaku,” jelas Kadiyo.
Saat diinterogasi, pelaku mengakui telah melakukan pengancaman terhadap Sury yang merupakan kekasihnya. Ia mengaku emosi dan kecewa terhadap sikap korban saat kejadian. Kini pelaku harus berurusan dengan hukum dengan ancaman Pasal 335 KUHP Jo UU Darurat No 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam. (zul)
Editor: M Khaidir


