Samarinda, Busam.ID – Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim Hendro Satrio, mengungkapkan, timnya telah melakukan pengukuran geometrik bagian bawah Jembatan Mahakam I, Senin (3/3/2025) kemarin. Hal itu sebagai bagian dari persiapan untuk investigasi dan uji beban jembatan. “Hari ini, kami memasang sensor untuk pengujian beban,” ujar Hendro.
Dikatakannya, peran BBPJN dalam hal ini terbatas pada investigasi lanjutan dan pelaporan hasil investigasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.
Sementara itu, investigasi keselamatan pelayaran juga tengah dilakukan di sekitar Jembatan Mahakam 1. General Manager PT Pelindo Regional 4 Samarinda, Suparman menyatakan, pihaknya mendukung penuh investigasi yang diperintahkan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) tersebut.
“Hari ini kami mensupport perintah dari KSOP untuk melaksanakan investigasi keselamatan pelayaran. Pelindo, sebagai usaha pelabuhan yang mendapat amanah dari pemerintah untuk melaksanakan jasa pemanduan, wajib mensupport untuk menyiapkan escort yang sementara ini dipersyaratkan agar ada di kaki jembatan pada saat kegiatan kapal masuk kapal turun,” kata Suparman.
PT Pelindo mengerahkan dua unit kapal pandu dan empat personel pandu yang berpengalaman untuk mendukung investigasi ini. “Kami mengerahkan personel yang familiar, yang selalu melaksanakan jasa pemanduan di jembatan ini,” tambahnya.
Selain itu, tenaga teknis dari PT Pelindo juga memberikan masukan terkait rambu-rambu navigasi, titik koordinat pandu, dan titik koordinat tunda kawal. “Semua kita evaluasi, yang nantinya kita juga menerapkan evaluasi menyeluruh dari semua tim,” jelas Suparman.
Selama masa investigasi, PT Pelindo tetap memberikan pembinaan kepada pandu yang bersangkutan, terutama terkait aspek psikologis. (zul)
Editor: M Khaidir


