Budidaya Semangka dan Melon Menjadi Sektor Menjanjikan di Muara Kaman Ulu

Busam ID
Lahan pertanian semangka dan melon setelah di panen di Kecamatan Muara Kaman. (Bing/Busam.id)

Samarinda, Busam.ID – Potensi pertanian semangka dan melon di Muara Kaman Ulu kini mulai menggeliat. Hal ini diungkapkan oleh Sri, salah seorang petani semangka dan melon di wilayah tersebut, saat ditemui pada Jumat (22/11/2024).

Menurut Sri, proses penanaman melon membutuhkan waktu sekitar tiga bulan hingga panen. Sebelumnya, benih melon harus melalui masa semai selama satu minggu, sebelum siap ditanam di lahan. Saat ini, Sri mengelola lahan seluas dua hektare untuk budidaya melon dan semangka.

“Penanaman melon ini memang butuh ketelatenan, tetapi hasilnya sangat sebanding. Dengan perawatan yang baik, hasil panen bisa memberikan keuntungan yang cukup besar,” ungkapnya.

Sri juga menambahkan bahwa sektor pertanian semangka dan melon memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih luas di Muara Kaman. Selain tanah yang subur, dukungan iklim tropis menjadi faktor utama keberhasilan budidaya kedua komoditas tersebut.

“Semangka dan melon ini sangat cocok dengan kondisi lahan di sini. Kalau dikelola secara profesional, pertanian ini bisa menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan bagi petani,” tuturnya.

Sri pun berharap ada perhatian pemerintah dan dukungan dari berbagai pihak, guna mengoptimalkan lahan pertanian yang ada di Muara Kaman Ulu. Termasuk dalam urusan pelatihan dan penyediaan sarana pertanian. Dengan hasil yang menjanjikan, pertanian semangka dan melon di Muara Kaman berpeluang menjadi salah satu sektor andalan yang mendukung perekonomian lokal di masa depan. (bing/adv/distanakkukar)

Editor: Lisa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *