Ini Kronologi Penemuan Wakar Speedboat yang Hilang di Bawah Jembatan Selili Samarinda

Busam ID
Penemuan jasad di bawah jembatan Selili Samarinda. (Zulkarnain)

SAMARINDA, Busam.ID — Teka-teki hilangnya seorang penjaga malam (wakar) area tambatan speedboat di kawasan Jalan Tongkol, Kelurahan Sungai Dama, Kecamatan Samarinda Ilir akhirnya terjawab tragis. Korban yang sempat dinyatakan hilang misterius sejak Kamis (29/10/2026) malam ditemukan tewas mengapung di bawah Jembatan 1 Selili—persis di area belakang Mapolsek Kawasan Pelabuhan (KP3) Samarinda—pada Sabtu (31/10/2026) sore sekitar pukul 15.40 WITA.

Penemuan jasad pria tersebut bermula dari kekhawatiran pihak keluarga dan warga setempat. Bertepatan dengan malam hilangnya korban, lokasi tambatan speedboat tempatnya bertugas sempat disaroni aksi pencurian peralatan mesin serta bahan bakar minyak (BBM).

Meskipun terduga pelaku pencurian alat speedboat berhasil diamankan pihak berwajib tak lama setelah kejadian, keberadaan sang wakar justru menyisakan tanda tanya besar. Atas izin dari Polsek KP3 Samarinda, warga bersama keluarga korban memutuskan untuk menggelar pencarian mandiri di sepanjang bantaran sungai.

“Kami berkoordinasi dan minta izin laporan dulu ke Polsek KP3. Setelah disetujui, warga langsung menyisir pinggiran sungai. Saat menyisir di area bawah jembatan, salah satu warga yang turun melihat rambut korban muncul di permukaan air,” ungkap Fajri, warga Jalan Tongkol yang terlibat langsung dalam proses pencarian di lokasi kejadian.

Fajri menambahkan, hingga jasad ditemukan, belum ada petunjuk pasti mengenai kronologi jatuhnya korban ke sungai.

“Tidak ada saksi mata saat kejadian di malam Jumat itu. Jadi kami belum bisa menyimpulkan apakah korban terjatuh, melompat, atau ada unsur lain,” lanjutnya.

Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung menerjunkan personil Satpolairud Polresta Samarinda bersama jajaran Polsek KP3 untuk melakukan proses evakuasi. Jasad korban diangkat menggunakan tali dari bawah jembatan menuju daratan.

Kapolsek KP3 Samarinda melalui Kanit Reskrim Polsek KP3, Ipda Adi Brata, membenarkan temuan mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut dan menyebutkan sejumlah fakta awal dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Benar, sekitar pukul 15.40 WITA jasad korban ditemukan di belakang Polsek KP, tepatnya di bawah Jembatan 1. Saat ditemukan, posisi jasad terlentang menghadap ke atas,” terang Ipda Adi Brata.

Ia juga mengonfirmasi adanya lilitan tali atau bahan tertentu pada tubuh korban saat ditemukan, meski pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah temuan tersebut berkaitan langsung dengan penyebab kematian.

“Memang ada sedikit lilitan pada jasad korban, namun belum bisa kami pastikan keterkaitannya dan masih dalam proses penyelidikan mendalam. Di lokasi kejadian kami juga belum menemukan kartu identitas (KTP) milik korban,” jelasnya.

Guna memastikan penyebab pasti kematian serta mengidentifikasi identitas korban secara resmi, jasad langsung dilarikan ke kamar jenazah RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda untuk menjalani pemeriksaan medis dan visum et repertum.

Hingga saat ini, penyidik Polsek KP3 Samarinda masih terus melakukan pendalaman, termasuk mengorelasikan keterangan terduga pelaku pencurian yang telah ditangkap dengan rentetan peristiwa hilangnya sang penjaga malam. (Zul)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *