Samarinda, Busam.ID – Ahmad Taufik, seorang calon legislatif (Caleg) Partai Demokrat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Samarinda Ulu, memberikan saran sejumlah langkah-langkah yang seharusnya diambil oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam rangka menangani masalah anjal, gelandangan, dan pengemis (AGP) yang akhir-akhir ini marak di Kota Samarinda.
Ia menyampaikan rencana dan langkah konkret yang harus dilakukan oleh Pemkot Samarinda guna mengatasi situasi ini, demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sejahtera bagi seluruh warga masyarakat.
Berikut adalah langkah-langkah yang diusulkan oleh Ahmad Taufik:
1. Pembentukan Tim Khusus. Pemkot Samarinda harus membentuk tim khusus yang terdiri dari pihak terkait, seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan Satpol PP Kota Samarinda. Tim ini akan bertanggung jawab untuk mengidentifikasi, memantau dan menangani kasus-kasus AGP secara terintegrasi.
2. Peningkatan Kapasitas Pelayanan Sosial. Pemkot Samarinda perlu meningkatkan kapasitas dan efektivitas pelayanan sosial yang ditujukan kepada AGP. Ini termasuk penyediaan tempat penampungan sementara, pemberian makanan dan pakaian, serta pemberian layanan kesehatan dan rehabilitasi.
3. Program Rehabilitasi dan Pemberdayaan. Selain memberikan bantuan langsung, Pemkot Samarinda juga harus fokus pada program rehabilitasi dan pemberdayaan anjal gepang. Ini melibatkan pemberian pelatihan keterampilan, bimbingan psikososial dan pembinaan agar mereka dapat kembali mandiri dan berperan aktif dalam masyarakat.
4. Kampanye Kesadaran Masyarakat. Pemkot Samarinda harus mengadakan kampanye publik yang berfokus pada peningkatan kesadaran masyarakat tentang masalah AGP. Kampanye ini dapat dilakukan melalui media sosial, ceramah dan penyuluhan di sekolah-sekolah untuk mendorong partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat.
5. Kerjasama dengan Pihak Swasta dan LSM. Pemkot Samarinda perlu menjalin kerjasama dengan pihak swasta dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang memiliki keahlian dan pengalaman dalam menangani masalah AGP. Kolaborasi ini dapat memperluas sumber daya dan memberikan solusi yang lebih efektif dalam menangani masalah AGP.
“Langkah-langkah ini harus dijalankan secara terpadu dan berkelanjutan untuk mengatasi masalah AGP dengan efektif,” tegasnya. (RYAN)
Editor : A Risa




