Dampak PMK, Jelang Idul Adha Kaltim Kekurangan Stok Hewan Kurban

BusamID

Samarinda, Busam.ID –Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan telah menyebar ke-18 Provinsi di Indonesia. Memang Kaltim masih belum masuk termasuk daftar dari 18 Provinsi tersebut hanya ada 1 hewan terindikasi PMK di Kabupaten Berau, hanya hal itu berdampak kepada stok hewan kurban jelang Hari Raya Idul Adha 1443 H.

Data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kaltim, kebutuhan Sapi di Kaltim jelang Hari Raya Idul Adha mencapai 14.659 ekor, sementara saat ini baru tersedia 8.668 ekor, itu artinya masih kekurangan sekitar 5.991 ekor.

“Jadi masih kurang banyak kalau kita menghitungnya dari sekarang,” kata Kepala DPKH Kaltim Munawwar, Selasa (7/6/2022)/.
Kemudian, lanjutnya, untuk hewan ternak kerbau, kebutuhan 12 ekor, saat ini baru tersedia 6 ekor. Kebutuhan kambing seharusnya 6.151 ekor, namun saat ini baru tersedia 3.616 ekor, sehingga masih kekurangan 2.535 ekor Sapi.

“Banyaknya kasus PMK ditemukan di Indonesia, berdampak pada terhambatnya distribusi hewan ternak ke Kaltim. Apalagi ada surat edaran dari karantina yang melarang lockdown pengadaan lalu lintas bidang ternak, bakal menjadi bias,” ujarnya dengan tegas.

Ancaman masuknya PMK ke wilayah Provinsi Kalimantan Timur semakin tinggi sehingga dipandang perlu adanya respon cepat untuk menghindari penyebaran lebih luas dan upaya mitigasi risiko dengan melakukan tindakan pengendalian dan penanggulangan PMK secara cepat dan tepat.

“Hal ini untuk mengurangi risiko kerugian akibat kematian ternak dan kerugian-kerugian ekonomi baik secara langsung maupun tidak langsung,” tandasnya. (cht/pt/adv/diskominfokaltim)
Editor: Redaksi BusamID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *