Samarinda, Busam.ID — Saat pemilik rumah pergi ke sawah untuk beraktivitas, api justru mengamuk dan melahap rumah semi permanen miliknya di Jalan M. Said, Gang Kita, RT 29, Kelurahan Loa Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Rabu (21/1/2026) sore. Dalam hitungan menit, tempat tinggal satu keluarga itu nyaris rata dengan tanah.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 15.30 Wita dan baru berhasil dipadamkan pada pukul 16.15 Wita atau setelah 45 menit penanganan. Satu bangunan rumah semi permanen dilaporkan mengalami rusak berat. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.
Saat api mulai membesar, pemilik rumah diketahui sedang berada di sawah. Di dalam rumah hanya terdapat satu orang, yang berhasil keluar dan menyelamatkan diri sebelum api menjalar ke seluruh bangunan. Dugaan sementara, kebakaran dipicu arus pendek listrik, namun penyebab pasti masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Proses pemadaman tidak berjalan mudah. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda harus berjibaku dengan kondisi akses jalan yang sempit. Gang menuju lokasi kejadian hanya bisa dilalui kendaraan roda dua, sehingga mobil pemadam tidak dapat menjangkau titik api secara langsung.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 15.40 Wita. Yang terbakar satu bangunan rumah tunggal semi permanen. Kendala utama di lapangan adalah akses jalan yang sempit, sehingga unit besar tertahan,” ujar Pelaksana Disdamkarmat Samarinda, Hery Suhendra.
Untuk mengatasi kendala tersebut, Disdamkarmat menurunkan dua unit mobil tangki dari Posko 3 dan Posko 10 yang diposisikan di area terdekat. Upaya pemadaman turut dibantu relawan Samarinda dengan empat unit mesin portable yang dibawa menggunakan sepeda motor.
“Mesin portable dari relawan sangat membantu karena bisa langsung masuk ke gang sempit. Proses pemadaman sekitar 30 menit hingga api berhasil dikendalikan,” tambahnya.
Meski tidak menimbulkan korban, kebakaran ini menjadi peringatan serius bagi warga di kawasan permukiman padat. Risiko korsleting listrik serta keterbatasan akses jalan dinilai dapat memperparah dampak kebakaran jika tidak diantisipasi sejak dini. Kerugian material akibat kejadian ini masih dalam pendataan. (zul)
Editor: M Khaidir


