Samarinda, Busam.ID – Malam penganugrahan Kaltim Film Festival 2022 berlangsung meriah. Acara yang digelar di Auditorium LAN RI, Sabtu (26/11/2022) malam, menghadirkan aktris senior Maudy Koesnaedi sebagai salah seorang juri penilaian.
Maudy tidak sendirian, ia ditemani Ketua Badan Perfilman Indonesia, Gunawan Paggaru, dan Penggiat Film Kaltim, Abdul Rachman Rizky.
Di acara pembukaan hadir pula Staf Ahli Gubernur Kaltim Didi Rusdiansyah mewakili Gubernur Kaltim Isran Noor dan Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Ahmad Herwansyah.
Dalam kesempatan tersebut Ahmad Herwansyah mengapresiasi kegiatan Kaltim Film Festival 2022, karenanya dia berharap akan ada proyeksi perfilman di tahun depan.
“Tentu saya mendukung even ini, dan berharap agar ke depannya terus berlangsung, karena ini akan menjadi wadah bagi sineas-sineas muda berkreatifitas dan menghasilkan karya yang berkualitas ke depannya,” ucap Herwansyah kepada tim Busam.ID, Sabtu (26/11/2022) malam.
Maudy Koesnaedi juga memberikan komentarnya untuk acara Kaltim Film Festival 2022 tersebut, ia mengatakan, sineas-sineas muda Kaltim ini memiliki potensi besar.
“Konsep dan ide-ide cerita sebenarnya sudah bagus dan menarik, cuma untuk eksekusinya masih kurang maksimal, dan untuk perihal pemeranan itu butuh proses terkait jam terbang, salah satunya bisa dengan workshop, dikarenakan film itu bukan hanya satu sektor, tapi banyak sektor,” ucapnya saat diwawancarai

Dan dari 11 Kategori yang ada, berikut daftar penerima penghargaan:
1. Penata Suara Terbaik
Tak ada tempat yang aman untuk pulang
2. Penata film/kamera terbaik
Aku menyanyi
3. Penata artistik terbaik
Arah tinggal
4. Editor film terbaik
Arah tinggal
5. Cerita terbaik
Rindu Orari
6. Poster terbaik
Inside the car
7. Trailer terbaik
Tak ada tempat yang aman untuk pulang
8. Aktor terbaik
Dani Imran , Arah tinggal
9. Aktris terbaik
Emil Sohaya , Tak ada tempat yang aman untuk pulang
10. Sutradara terbaik
Tak ada tempat yang aman untuk pulang
11. Film terbaik
Tak ada tempat yang aman untuk pulang
Dari daftar nama-nama pemenang di atas, diharapkan karyanya akan terus terdistribusikan dengan maksimal dan tidak terhenti hanya di KFF ini saja, dan juga bagi sineas yang belum menerima penghargaan diminta untuk jangan berkecil hati. (dit)
Editor: Redaksi BusamID








