Samarinda, Busamtv – Gelar reses di Daerah Pemilihan (Dapil), Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Markaca meminta masyarakat bergotong royong peduli dengan lingkungan.
Anggota Komisi III itu melakukan kegiatan kunjungan di luar masa sidang dengan menyambangi warga Kelurahan Pulau Atas, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda.
Dalam kesempatan tersebut, berbagai macam persoalan baik keluhan maupun usulan disampaikan oleh masyarakat setempat. Salah satunya berkaitan dengan perbaikan infrastruktur seperti jalan dan juga drainase.
Saat dikonfirmasi via telephon, politisi partai Gerinda ini mengatakan bahwa keluhan yang paling dituntut dan lebih disoroti oleh masyarakat ialah infrastruktur sebagai penunjang aktivitas warga.
“Ya, yang paling dituntut oleh masyarakat itu kan pembangunan infrastruktur, seperti jalan di gang-gang kemudian drainase atau saluran air,” ungkapnya.
Meski hal itu merupakan sesuatu yang sangat baik namun Markaca mengatakan dalam skala prioritas, ada keterbatasan alokasi anggaran yang menjadi salah satu penyebab lambatnya pemerataan pembangunan, termasuk wilayah dapilnya sendiri.
“Kita harus akui bahwa anggaran untuk pembangunan itu kan memang terbatas. Hal itu karena memang penggunaan APBD tidak hanya untuk infrastruktur, tapi hal lain juga memakai APBD sehingga saya harap masyarakat harus mengerti jika semua itu bertahap,” ucapnya.
Namun demikian, dirinya mengaku sebagai wakil rakyat yang terpilih akan tetap memperjuangkan aspirasi serta harapan masyarakat tersebut melalui kebijakan maupun hak politik yang ia miliki.
“Intinya saya akan sampaikan dan terus memperjuagkan aspirasi dari masyarakat saya. Inshallah saya akan realisasikan,” tuturnya.
Selain mendengarkan, ia juga memberikan himbauan kepada masyarakat di dapilnya agar tetap peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar serta menjaga fasilitas yang sudah ada.
“Saya sampaikan juga kepada masyakat agar sadar serta peduli lingkungan. Jangan sudah dibuatkan tapi tidak dijaga, drainase setinggi apapun kalau sedimentasinya tinggi ya percuma. Kita harus bersama-sama bergerak untuk menjaga lingkungan kita,” tutupnya.(*)(Kaka Nong/Tw/Adv)








