Samarinda, Busam.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) Semangko Kecamatan Marangkayu, bergerak cepat melakukan pembangunan tanggul baru, setelah sebelumnya jebol dan mengakibatkan aliran air menuju lahan pertanian di Desa Semangko terhambat. Kepala Desa Semangko, Ansar mengatakan bahwa tanggul yang jebol memiliki luas sekitar 1.000 hektar.
Padahal area ini sangat penting bagi pengairan wilayah pertanian di desa tersebut. Sehingga upaya perbaikan harus segera diselesaikan, agar tidak menghambat kegiatan pertanian di desa ini.
“Pembangunan tanggul baru ini ditargetkan selesai paling lambat tahun 2025. Namun, kami upayakan agar bisa selesai lebih cepat, tahun ini kalau memungkinkan,” kata Ansar Jumat (29/11/2024).
Ia optimis, dengan beroperasinya tanggul yang baru nantinya produksi pertanian masyarakat dapat meningkat secara signifikan.
“Dalam pembangunan tanggul yang baru nanti dapat membantu para petani untuk meningkatkan hasil panen mereka,” ujarnya.
Upaya pembangunan tanggul baru ini merupakan wujud komitmen Pemdes Semangko dalam mendukung keberlanjutan sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan para petani di wilayahnya.
Masyarakat Desa Semangko pun menyambut baik langkah ini.
“Mereka juga berharap pembangunan tanggul dapat segera rampung agar aktivitas pertanian mereka dapat kembali normal,” pungkasnya. (ody/adv/distanakkukar)
Editor: Lisa


