Lahan 2 Ha di Betapus Samarinda Dibakar OTK, Api Nyaris Jangkau Pemukiman Warga

Busam ID
Api membumbung tinggi di lahan kawasan Betapus di Samarinda. (Foto by Zulkarnain)

SAMARINDA, Busam.ID – Aksi pembakaran lahan oleh oknum tak dikenal (OTK) kembali meresahkan warga Kota Samarinda. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalap sedikitnya 2 hektar area terbuka di kawasan Betapus, Jalan Usaha Tani, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, pada Selasa sore.

Kobaran api yang membumbung tinggi sempat memicu kepanikan warga sekitar. Pasalnya, titik api bergerak cepat dan berada tak jauh dari pemukiman penduduk.

Laporan insiden tersebut pertama kali diterima tim pemadam kebakaran sekitar pukul 14.30 WITA. Personel gabungan yang bergegas ke lokasi langsung melakukan penetrasi serta penyekatan api sejak pukul 15.43 WITA. Berkat kesiapsiagaan petugas, si jago merah akhirnya berhasil dikuasai sepenuhnya pada pukul 17.00 WITA.

Komandan Pos (Danpos) 2 Sektor Samarinda Utara Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda, Barkani, mengonfirmasi bahwa proses pemadaman berlangsung intensif selama dua jam.

“Kondisi terkini api sudah berhasil kita kuasai penuh. Penanganan tadi memakan waktu sekitar satu jam pemadaman maksimal, lalu dilanjutkan pendinginan hampir satu jam untuk memastikan tidak ada bara api tersisa yang berpotensi memicu api susulan,” ujar Barkani saat ditemui di lokasi kejadian.

Barkani menegaskan, kebakaran yang terjadi di wilayah Belimau/Betapus ini bukan terjadi secara alami, melainkan diduga kuat ada unsur kesengajaan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Dugaan pembakaran sengaja ini diperkuat oleh kesaksian warga lokal yang berada di sekitar lokasi sebelum api membesar.

“Lahan ini memang sengaja dibakar. Tadi ada saksi mata di lokasi melihat langsung dua orang pria berpakaian hitam langsung lari masuk ke dalam hutan begitu api mulai menyala. Kami belum tahu identitas mereka, apakah warga sekitar atau orang luar,” ungkap Barkani menegaskan.

Untuk memadamkan kebakaran yang berjarak dekat dengan bangunan rumah warga tersebut, Disdamkar Samarinda mengerahkan 4 unit armada dari Posko 2 dan Posko 7.

Aksi tanggap darurat ini juga mendapat bantuan penuh dari puluhan personel relawan Balakarcana serta skuat relawan portabel yang menyiagakan sedikitnya 5 unit mesin pompa portabel di titik-titik krusial.

Hingga Selasa sore, lokasi kejadian telah dinyatakan steril dan aman usai proses pendinginan (cooling down) selesai dilakukan. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak melakukan tindakan pembakaran lahan secara sembarangan yang berpotensi memicu pidana serta merugikan lingkungan. (Zul)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *