Samarinda, Busam.ID – Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor yang awalnya dijadwalkan Sholat Ied di Masjid Islamic Center, ternyata Sabtu (22/4/23) pagi tadi mengisi ceramah Sholat Ied di Masjid Raya Darussalam Pasar Pagi.

Di depan ribuan jamaah masjid ikonik Samarinda itu, Isran mengomentari perihal perbedaan penentuan 1 Syawal di masyarakat.
Menurut Isran, warga yang mengikuti 1 Syawal tanggal (21/4/23) kemarin atau hari ini (22/4/23), sah-sah saja. Sepanjang ketentuan puasa dipenuhi.
Selain Gubernur Kaltim Isran Noor, Wakil Walikota Samarinda Rusmadi Wongso beserta jajaran Pemkot (Pemerintah Kota) Samarinda turut dalam pelaksanaan Sholat Ied di masjid yang berdiri sejak 1929 itu.

Menurut pantauan Busam.ID di lokasi, pelaksanaan Sholat Ied cukup khidmat di bawah naungan cuaca cerah.
Terpantau pula beberapa petugas dari Kepolisian dan juga Dishub (Dinas Perhubungan) yang berada di lokasi melakukan pengamanan pelaksanaan Sholat Ied.
Pelaksanaan Sholat Ied di Masjid Raya Darussalam dipimpin Imam H. Muhammad Syafwan dan Khotib H. Baequni, yang diketahui saat ini sebagai Kepala Kementerian Agama Samarinda.
Saat mengisi sambutannya, Isran Noor menyampaikan kepada para jemaah, bahwa kemarin, tepatnya Jumat (21/4/23), saudara muslim Muhammadiyah telah lebih dulu melaksanakan Sholat Ied.
“Kemarin sudah duluan saudara kita melaksanakan Sholat Ied, sama saja, cuma beda hari. Jangan jadikan perbedaan tersebut menjadi persoalan, tidak ada yang salah maupun benar. Keduanya bujur (benar),” ucapnya.
Ia pun berkata bahwa semua umat muslim, harus bersyukur dapat melaksanakan Sholat Ied pada tahun ini.
“Tadi malam, seluruh umat muslim bertakbir, merayakan hari kemenangan ini. Jadi sudah seharusnya kita menjadikan perbedaan itu sebagai keberagaman, bukan hal yang perlu diperdebatkan. Yang salah itu, yang kada (tidak) puasa,” jelasnya.
Selanjutnya Isran mengucapkan Selamat Merayakan Hari Idulfitri untuk seluruh lapisan masyarakat.
“Semoga tahun depan dan tahun selanjutnya kita masih bisa bertemu bulan Ramadan dan dapat melaksanakan Sholat Ied kembali. Atas nama Pemerintah, kami ucapkan mohon maaf lahir dan batin,” tutupnya.
Sholat Ied pun dimulai dengan khusyuk dan diakhiri dengan Khotbah terkait makna dan hikmah Idulfitri serta bermaaf- maafan.
Tampak seluruh jemaah antusias untuk mengantri bermaafan dengan Isran Noor, Rusmadi Wongso dan juga jajaran lainnya. (RYAN)
Editor : Risa Busam,ID








