Berau, Busam.ID – Setelah tiga hari hilang akibat terseret arus, bocah 5 tahun yang dilaporkan tenggelam pada Minggu (5/2/23) siang ditemukan tim SAR dan warga pada posisi 500 meter dari lokasi kejadian.
Selasa (7/2/2023) pagi, pencarian anak berusia 5 tahun di perairan sungai Kampung Sambakungan, Kabupaten Berau, akhirnya membuahkan hasil.
Korban ditemukan pada jarak sekitar 500 meter ke arah hilir 2°12’44″N 117°36’02″E dari lokasi dilaporkan tenggelam, dalam kondisi meninggal dunia.
Jasad korban kemudian langsung dievakuasi ke rumah duka atas permintaan orangtua korban.
Setelah jenazah korban diserahkan ke pihak orangtuanya, operasi SAR ditutup dengan dilakukan breafing dan selanjutnya seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.
“Pada pukul 11.50 Wita tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia dengan jarak sekitar 500 meter dari lokasi kejadian. Atas permintaan keluarga, jasad korban dievakuasi ke rumah duka,” terang Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Balikpapan, Melkianus Kotta.
Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian adalah, Tim Rescue Unit Siaga SAR Berau, TNI AL Berau, Dipolairud Polda Kaltim, Polair Polres Berau, Bhabinkamtibmas Sambakungan, BPBD dan pihak keluarga korban.
Diberitakan sebelumnya, seorang anak berusia 5 tahun dilaporkan terseret arus sungai di Kampung Sambakungan, Kabupaten Berau Minggu (5/2/2023) kira- kira pukul 12.15 Wita.
Berdasarkan informasi dari Bambang warga Kampung Sambakungan, kejadian bermula saat korban bersama kedua teman sebayanya sedang berenang di sungai di sekitar tempat tinggal mereka.
Saat asik berenang tersebut, korban terseret arus dan meminta pertolongan. Namun belum sempat diselamatkan korban sudah tenggelam dan menghilang. (zul)
Editor : Redaksi Busam.ID








