Kodim Siapkan Personil Siaga Penanganan Karhutla

BusamID
Komandan Kodim 0901/ Samarinda Kolonel Czi Eko Supri Setiawan saat menerangkan Tactical Floor Game Selasa (18/7/2023). Ft. Zulkarnain

Samarinda, Busam.ID – Komando Distrik Militer (Kodim) 0901 Samarinda berkerjasama dengan instansi terkait mengantisipasi penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Komandan Kodim 0901/ Samarinda Kolonel Czi Eko Supri Setiawan akan berkerjasama dengan instansi dari segi internal dan eksternal.

“Segi internal kami dari jajaran Korem berkaitan dengan Pidum sendiri, kita menyiapkan 15 personil yang stand by dan akan dibantu dengan setiap Koramil sesuai dengan wilayahnya masing-masing, apabila ada kejadian bencana alam,” terang Eko Supri Selasa (18/7/2023).

Kemudian koordinasi eksternal yakni dengan Pemerintah Kota bagian BPBD, Disdamkar, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Basarnas dan Manggala Bhakti.

“Kami juga melibatkan relawan ITS dan lain sebagainya termasuk PLN dan PDAM juga kita libatkan,” ucapnya.

Eko Supri mengatakan, untuk mengantisipasi hal tersebut pihaknya telah melaksanakan latihan gladi ataupun penanggulangan bencana yang dibawahi Korem 091/ ASN.

“Dalam pelatihan tersebut terdapat miniatur orang dan kendaraan, di situ dijelaskan siapa berbuat apa, langsung diperagakan di atas peta yang telah disediakan,” jelasnya.

Dari semua unsur yang terlibat, diharapkan dapat memberikan tanggapan positif dan siap membantu apabila terjadi bahaya bencana alam di wilayah Kota Samarinda.

“Sebelumnya kami sudah melakukan pelatihan penanggulangan bencana kebakaran hutan yang dilaksanakan di kawasan air hitam pada Kamis (22/6/2023) lalu,” terangnya.

Apabila mengetahui kemungkinan bencana yang ada, warga diharapkan segera melapor ke Kodim maupun Koramil terdekat.

“Langkah awal yang dilakukan yakni mengerahkan 15 personil dari kesatuan kami ke lokasi bencana untuk penanganan awal. Selanjutnya dengan unsur terkait, kita bersama-sama menuju kebakaran tersebut untuk mengatasi bencana sesuai dengan latihan yang kita laksanakan tadi,” jelasnya.

Dandim 0901 Samarinda mengimbau kepada masyarakat, apabila hendak melakukan pembukaan lahan sebaiknya tidak dibakar.

“Selain memberikan imbauan, kami juga memasang plang imbauan untuk menghindari pembukaan lahan dengan membakar tanaman di lokasi yang rawan seperti Sambutan, Tanah Merah dan Palaran. Selain itu kami juga secara door to door dan face to face memberikan himbauan secara langsung,” terangnya.

Eko Supri mengatakan, warga menganggap membuka lahan dengan membakar itu hal yang biasa, namun dapat berbahaya bagi masyarakat juga lingkungan.

“Jika menemukan warga membuka lahan dengan membakar, kita langsung sampaikan jangan dibakar,” pungkasnya. (Zul)

Editor : A Risa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *