Pamit ke Laundri, Nenek Ditemukan Mengambang di Sungai Mahakam Depan Pelabuhan Samarinda

Busam ID
Unit Inafis Polresta bersama Polsek KP Pelabuhan saat melakukan evakuasi jasad nenek yang ditemukan mengambang di Sungai Mahakam depan Pelabuhan Samarinda Jumat (16/6/2023). Ft. Zulkarnain

Samarinda, Busam.ID – Buruh panggul di Pelabuhan Samarinda Jumat (16/6/2023) pagi sekira pukul 08.00 Wita digegerkan dengan teriakan permintaan tolong dari seorang pria Muhammad Basri (44) yang saat itu tengah berdiri di pinggir Pelabuhan Samarinda.

Buruh yang penasaran langsung mendatangi sumber suara tersebut dan melihat sesosok jasad wanita sepuh mengambang di permukaan Sungai Mahakam. Buruh tersebut kemudian langsung melaporkan temuan itu ke KSOP Samarinda dan Polsek KP Pelabuhan.

Untuk menghindari jasad tersebut hanyut atau tenggelam, Basri kemudian bersama buruh lainnya segera mengangkat mayat tersebut ke dermaga pelabuhan.

Relawan Inafis Polresta Samarinda saat menunjukkan lokasi jasad nenek mengambang di Sungai Mahakam Jumat (16/6/2023) pagi. Ft. Zulkarnain

Saat Busam.ID di lapangan, terlihat jasad tersebut masih dibalut pakaian lengkap seperti jilbab warna kuning, baju daster warna merah dikombinasi dengan batik, serta menggunakan rok warna hitam.

Pihak Inafis Polresta Samarinda, Polsek KP Pelabuhan dan petugas KSOP yang berada di lokasi kemudian menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban, jasad kemudian dimasukkan ke dalam kantung mayat lalu segera dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Abdul Wahab Syahrani untuk dilakukan visum.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek KP Pelabuhan, Kompol Subari mengatakan saat ditemukan tubuhnya masih dalam kondisi baik.

“Setelah diinformasikan kepada kami, lalu kami teruskan ke tim Inafis Saat dievakuasi tubuhnya masih bagus belum rusak dan kayaknya masih baru tenggelam,” terang Subari.

Ketua Relawan Inafis Polresta Samarinda, Udi Rahman saat menyerahkan barang-barang milik korban. Ft Zulkarnain

Untuk mengungkap identitas jasad tersebut, sejumlah foto-foto korban di sebar di media sosial. Benar saja tidak berselang lama seseorang yang mengaku keluarganya dari Pasar Pagi kemudian mendatangi RSUD Abdul Wahab Syahrani untuk memastikannya.

Setelah tiba di rumah sakit, pihak keluarga memastikan kalau jasad tersebut adalah ibunya bernama Ituo (72) tinggal di Jalan Senyiur Indah 3 Kecamatan Sungai Kunjang yang sejak kemarin pamit ke laundri namun tidak kunjung pulang.

“Kemarin pamitnya ke laundri namun hingga malam dicari tidak ketemu, ketemunya pagi tadi ini,” tambah Subari.

Subari mengatakan siang tadi pihak keluarga langsung membawa pulang jasad tersebut dan rencananya akan dimakamkan hari ini. (Zul)

Editor : A Risa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *