Kukar, Busam.ID – Setelah beberapa hari penemuan jasad seorang pria yang tidak dikenal, dalam kondisi terjerat tali di leher dan terbujur menyamping di depan sebuah rumah kosong di jalan poros Muara Badak-Samarinda, sampai saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian Muara Badak.
Jasad yang ditemukan warga pada Senin (6/3/2023) lalu, dengan kondisi memakai jaket merah, di awal penemuan masih disimpulkan sebagai korban bunuh diri. Apalagi pada saat ditemukan leher korban terjerat tali. Meski tidak ditemukan dalam posisi tergantung, tim Inafis kepolisian yang memeriksa tubuh korban, tidak menemukan kejanggalan yang mengarah pada tindakan pidana.
Kasi Humas Polres Bontang, Iptu Madiyono mengatakan saat ditemukan kondisi jasad tersebut dalam kondisi leher terjerat tali, lidah tergigit, tangan menggenggam, kaki tertekuk dan pada alat kelaminnya keluar sperma.
Saat dikonfirmasi terkait hasil visum, Madiyono mengatakan masih menunggu sepekan kedepan.
“Kami sudah melakukan visum ke RSUD Abdul Wahab Syahrani dan menunggu seminggu lagi baru keluar hasilnya,” terang Madiyono Jumat (10/3/2023).
Sementara penyebab kematian korban, pihaknya masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara dari Inafis Polres Bontang.
“Dugaan awal masih bunuh diri dan untuk kepastiannya masih menunggu hasil dari laporan Inafis dan visum,” tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, sesosok jasad menggunakan jaket merah dan celana panjang warna hitam ditemukan tergeletak di samping drum besi di depan sebuah rumah kosong Jalan Muara Badak-Samarinda Kabupaten Kutai Kartanegara Senin (6/2/2023) siang.
Seorang warga yang pertama kali menemukan, melihat korban terbaring di samping drum besi dengan kondisi leher terikat seutas tali warna biru.
Berdasar pernyataan Kapolsek Muara Badak Iptu Gatot Siswanto mengatakan diduga sementara jasad tersebut meninggal karena bunuh diri.(zul)
Editor : Risa Busam.ID












