Samarinda, Busam.ID – Dua umah tunggal di Jalan Pelita 2 RT 05 Kelurahan Sambutan Kecamatan Sambutan habis terbakar pada Senin (31/7/2023) sekitar pukul 14.30 Wita. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda dan relawan Kota Samarinda dikerahkan ke lokasi kebakaran untuk membantu proses pemadaman.
Jalan yang sempit, minimnya sumber air dan banyaknya warga yang datang hanya untuk menonton, membuat petugas terkendala dalam proses pemadaman.
Api berhasil dikuasai 45 menit kemudian, setelah petugas Disdamkar mengerahkan 8 unit fire truk Disdamkar dan PMK Swasta serta 15 mesin portabel milik relawan.
Menurut keterangan seorang saksi, Alan, api pertamakali berkobar dari rumah tetangganya yang dihuni oleh Reni.
“Saya lagi di dalam rumah mendengar suara kretek-kretek dan tidak lama terdengar suara warga teriak ada api…api..,” katanya Alan kepada Busam.ID.

Saat memeriksa sumber api, ternyata si jago merah sudah membesar di rumah Reni. Angin yang bertiup kencang membuat api cepar merambat ke bangungan di sebelahnya.
“Api sudah besar dan angin berhembus kencang ke rumah saya sehingga merambat dan membakar rumah saya,” terangnya.
Sementara Reni mengatakan tidak mengetahui awal mulanya terbakar. Dirinya saat itu berada di dalam kamar sedang menidurkan anaknya sementara suaminya tidak berada di tempat karena tengah bekerja.
“Saya tidak tahu asal muasalnya api, loteng yang pertama kali terbakar atapnya memang sudah rapuh,” ucap Reni.
Reni mengetahui terjadi kebakaran di rumahnya saat anaknya yang kedua memberitahukan kepadanya. Reni menegaskan saat musibah terjadi dirinya tidak melakukan aktivitas memasak ataupun menyalakan kompor.
“Saya tadi periksa di dapur kompor tidak menyala dan tabung gas langsung saya cabut,” ucap Reni.
Kepala Disdamkar Kota Samarinda, Hendra AH melalui Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan mengatakan sumber api berasal dari lantai dua.
“Diduga berasal dari korlesting listrik karena berasal dari plavon rumah,” terang Teguh.
Namun untuk penyebab pasti kebakaran, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan petugas kepolisian.
Dalam musibah tersebut tidak menimbulkan korban jiwa namun satu relawan mengalami luka memar dan warga tersengat listrik.
“Keduanya sudah ditangani oleh tim medis,” tutupnya. (Zul)
Editor : A Risa








