Samarinda, BusamID – Wali Kota Samarinda Andi Harun melepas seluruh atlit Soeratin Cup U-13 dan U-15, U-17 serta Piala Pertiwi untuk tim sepakbola wanita. Diketahui perhelatan Soeratin Cup akan digelar pada tanggal 19 Maret mendatang di Jawa Barat, Jawa Timur dan DKI Jakarta.
Mengawali sambutannya, Andi Harun mengungkapkan rasa bangga kepada pihak terkait yang tak henti-hentinya mendedikasikan perjuangan untuk Kota Samarinda di bidang olahraga sepakbola.
“Saya atas nama pribadi dan pemerintah turut berbangga atas usaha, dedikasi dan perjuangan dari semua pihak yang bergerak menciptakan pemain berbakat di Samarinda,” ungkapnya.
Dalam arahannya, Andi Harun menyebutkan olahraga sepakbola merupakan olahraga bergengsi serta termahal karena memerlukan komitmen yang kuat dalam pembiayaan.
Meski demikian, Orang nomor satu di Kota Tepian menuturkan jika Pemerintah sendiri tidak bisa menggunakan APBD secara besar-besaran untuk hal tersebut karena dibatasi oleh aturan.
“Di sisi lain, Pemerintah juga dibatasi dengan aturan dari Pusat sehingga bantuan tidak diberikan secara jor-joran,” terangnya.
Ia menjelaskan, perihal bantuan hanya bisa diberikan namun tidak maksimal melalui instansi setempat baik itu melalui KONI maupun DISPORPAR Kota Samarinda.
Tidak hanya itu, AH menuturkan penggunaan serta alokasi anggaran untuk bantuan dari APBD hanya bisa dialokasikan dalam situasi dan kondisi darurat misalnya bencana alam.
Namun, dirinya tetap berupaya untuk mencarikan jalan lain agar perjalanan atlit mengikuti kompetisi ini berjalan maksimal.
“Saya minta sekretaris Disporpar supaya bisa dicarikan anggarannya,” pungkasnya.
Mantan Wakil Ketua DPRD Kaltim itu pun berpesan kepada seluruh atlit untuk tetap fokus pada pertandingan. Ia berharap, kemenangan menjadi milik atlit dari Samarinda.
“Saya harap supaya semua atlit tetap fokus. Dan kami menantikan kabar baik dari kalian,”imbuhnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Askot PSSI Samarinda, Joha Fajal bahwa kemenangan menjadi target utama dalam pertandingan yang akan digelar beberapa hari ke depan.
“Semua atlit ini kan baru menjuarai turnamen di kaltim. Mereka yang berangkat ini adalah mereka yang juara. Jadi target kita tetap harus juara,” optimis Joha.
Disebutkan, total anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 600 juta. Oleh karenanya, saat ini pihaknya masih berusaha untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan tersebut.
“Sekitar Rp 600 juta. Semua yang nyumbang akan kami publikasikan. Semoga bisa terpenuhi semuanya,” harapnya.
Turut hadir pada pelepasan tersebut Asisten I Pemkot Samarinda, Ketua ASKOT PSSI Samarinda beserta Pengurus, Ketua KONI Samarinda dan Sekretaris DISPORPAR Samarinda. (kaka nong/adv)








