Balikpapan, Busam.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan kembali akan menambah besaran penyertaan modal yang dikelola oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Manuntung atau PDAM.
Hal itu disampaikan Wali Kota Balikpapan,
Rahmad Mas’ud ketika menyampaikan laporan pertanggungjawaban keuangan APBD Kota Balikpapan tahun 2021 di Sidang Paripurna DPRD Kota Balikpapan, Selasa (28/6.2022).
Dipaparkannya, berdasarkan rincian pembiayaan daerah yang terdiri dari penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan, terdapat penerimaan pembiayaan berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) tahun sebelumnya yang berjumlah Rp 679,47 miliar lebih.
Adapun untuk pos Pengeluaran setelah perubahan APBD 2021 ditetapkan, yakni sebesar Rp31,44 miliar lebih dan terealisasi sebesar Rp25,93 miliar lebih atau 82,49%.
Dari realisasi pengeluaran pembiayaan tersebut akan dianggarkan untuk penambahan penyertaan modal Pemerintah Daerah kepada Perumda Tirta Manuntung.
Dari hasil selisih penerimaan pembiayaan sebesar Rp679 miliar lebih dengan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp25,93 miliar lebih, maka diperoleh hasil pembiayaan netto sebesar Rp653,54 miliar lebih.
“Dari perincian yang dikemukakan sebelumnya mengenai pendapatan, belanja dan pembiayaan, maka dapat diketahui Silpa tahun 2021 adalah sebesar Rp556,77 miliar lebih. Jumlah tersebut diperoleh melalui defisit antara pendapatan dan belanja yang berjumlah minus Rp96,76 miliar lebih dengan pembiayaan netto yang berjumlah Rp653,54 miliar lebih. Dari itu bisa untuk menambah modal pemerintah di Perumda Tirta Manuntung,” ujar Rahmad.
(man)
Editor: Redaksi BusamID








