Pemkot Samarinda Bangga Jadi Tuan Rumah Kongres GMKI 2025

Busam ID
Pembukaan Kongres Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) ke-39 tahun 2025 di Plenary Convention Hall Samarinda, Sabtu (17/5/2025). Foto by Zulkarnain

Samarinda, Busam.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyambut dengan penuh kebanggaan pelaksanaan Kongres Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) ke-39 Tahun 2025, yang resmi dibuka, Sabtu (17/5/2025) di Plenary Convention Hall, Samarinda.

Perhelatan nasional tersebut dihadiri tokoh-tokoh penting nasional, seperti Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesaia , Ario Bimo Nandito Ariotedjo dan tokoh-tokoh penting nasional serta pejabat pemeritah daerah.

Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh dari Pemkot terhadap terselenggaranya kongres tersebut. Ia menilai momentum ini bukan hanya penting bagi GMKI, tetapi juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kota Tepian.

“Kita bersyukur Samarinda dipilih sebagai tuan rumah kongres ke-39 ini. Semoga acaranya berjalan lancar tanpa hambatan. Harapan kami, kongres ini mampu mencetuskan program-program untuk lima tahun ke depan yang benar-benar bisa terlaksana dan memberi manfaat bagi pemuda Kristen serta bangsa Indonesia,” ujar Saefuddin.

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada Samarinda sebagai tuan rumah menjadi bukti kota ini semakin siap dan layak menjadi pusat berbagai kegiatan strategis nasional, termasuk forum-forum kepemudaan dan kebangsaan.

Pembukaan Kongres Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) ke-39 tahun 2025 di Plenary Convention Hall Samarinda, Sabtu (17/5/2025). Foto by Zulkarnain

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia turut menyampaikan orasi ilmiah tentang kondisi global, nasional, dan peran strategis aktivis pasca kampus. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan kaderisasi pemimpin bangsa yang bersumber dari organisasi seperti GMKI

“GMKI lahir secara sah tahun 1958 dan telah menjadi bagian penting dari proses pembentukan karakter pemimpin bangsa yang berjiwa akademis, bertanggung jawab, dan religius. Perbedaan bukan penghalang, tapi rahmat yang memperkuat bangsa,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan aktivis dalam menghadapi dunia nyata, terutama dalam kontestasi politik.

“Kalau cuma visi-misi tanpa logistik dan gizi, jangan coba-coba bertarung. Politik itu realitas. Maka carilah senior yang bisa mendukung perjalananmu menuju cita-cita,” pesan Bahlil.

Dengan fasilitas representatif dan dukungan pemerintah daerah yang kuat, pelaksanaan kongres ini membuktikan Samarinda mampu menggelar event nasional dengan skala besar. Pemkot berharap agenda-agenda serupa akan terus hadir, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor jasa dan pariwisata. (adv/pemkot/zul)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *