Penagihan Utang Berujung Penikaman

Busam ID
RA (21) pelaku penusukan terhadap HA (24), anak nasabah di Jalan Bengkuring Raya diamankan di Polsek Sungai Pinang. Foto by Kasi Humas Polresta Samarinda

Samarinda, Busam.ID – Aksi penagihan utang di kawasan Bengkuring Raya berubah menjadi insiden berdarah. Seorang pria berinisial RA (21), yang datang untuk menagih cicilan mingguan, nekat menusuk kerabat nasabah hanya karena ditegur saat merokok. Peristiwa itu terjadi Rabu (19/11/2025) sekitar pukul 14.00 Wita di Jalan Bengkuring Raya Blok D, Kelurahan Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Utara.

Kapolsek Sungai Pinang AKP Aksar, melalui Kanit Reskrim, Ipda Tovas Ipda Rizky Tovas Minggu (23/11/2025), memaparkan kronologi kasus. Saat tiba di rumah nasabahnya bernama NH, pelaku duduk di ruang tunggu sambil merokok.

SA, keluarga korban, menegur pelaku agar tidak merokok di dalam rumah karena terdapat balita. Teguran tersebut justru memicu emosi RA. HA (24), anak NH yang mendengar cekcok, kemudian menarik RA ke luar rumah untuk meredam situasi.

Alih-alih pergi, RA justru mengamuk. Ia mengambil pisau lipat stainless sepanjang 8 sentimeter dari dalam tas dan langsung menusukkan ke HA hingga mengenai tangan kirinya. “HA sempat membalas dengan satu pukulan ke kepala RA sebelum warga melerai keduanya,” ungkap Tovas.

Unit Reskrim Polsek Sungai Pinang bergerak cepat. Sekitar 30 menit setelah kejadian, polisi berhasil mengamankan barang bukti pisau lipat di lokasi. Penyisiran dan pengembangan informasi kemudian mengarah pada persembunyian RA, hingga sekitar pukul 18.30 Wita di hari yang sama, pelaku diringkus di kawasan Jalan Gerilya, Kelurahan Sungai Pinang Dalam.

“Kini RA harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dan Pasal 2 Ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata tajam tanpa izin,” tegas Tovas. (zul)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *