Samarinda, Busam.ID – Persoalan infrastruktur terutama jalan masih menjadi persoalan mendasar di Kaltim saat ini. Masih minimnya perhatian pemerintah Pusat terhadap infrastruktur tersebut tak berbanding lurus dengan sumbangsih Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kaltim Rp 600 triliun yang disetorkan ke Pusat.
Hal itu menjadi pembahasan serius Podcast Refleksi Akhir Tahun bertemakan Implementasi Visi Presiden Jokowi di Kaltim dan Preferensi Pilpres di Kaltim oleh Barikade 98 di Kaltim dan media partner Busam.ID, Selasa (20/12/2022). Podcast dilaksanakan di Café Busam Area di Jalan Wahid Hasyim Samarinda.

Podcast yang berlangsung selama dua sesi tersebut memang banyak hal yang dibahas, dan yang menjadi perhatian serius infrastruktur yakni jalan nasional, apalagi Kaltim dikatakan sebagai salah satu daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Kita tahu di Kaltim ini jalan nasional kondisinya seperti apa, untuk kenyamanan berkendara masih jauh dari kata nyaman, sementara kalau kita lihat sumbangsih kita ke negara luar biasa, total PDRB saja kurang lebih Rp 600 triliun, tapi untuk infrastruktur masih jauh terutama untuk jalan dulu ya,” kata Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Ya’qub, Selasa (20/12/2022), yang hadir sebagai salah seorang nara sumber di Podcast tersebut
Hadir nara sumber lainnya, Ketua Komisi I DPRD Kaltim Baharuddin Demmu, Ketua DPW Barikade 98 Kaltim, Sencihan, dan dipandu moderator Sudarman.
Di akhir pembahasan, mereka bersepakat Infrastruktur terutama jalan nasional ini harus jadi perhatian serius pemerintah, karena masih banyak kejomplangan di pusat dan daerah terpencil.
“Jangan hanya saat Presiden atau Menteri yang datang baru infrastruktur atau jalan itu tiba-tiba jadi bagus,” pungkas Baharuddin Demmu menimpali. (dit/adv)
Editor: Redaksi BusamID


