Samarinda, Busam.ID – Polisi masih terus melakukan penyelidikan terkait dugaan tabrak lari yang menewaskan seorang wanita pengendara motor di Jalan PM Noor, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, Sabtu (13/9/2025) lalu.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Samarinda, Iptu Jevier, mengungkapkan pihaknya sudah membentuk tim khusus untuk menangani kasus ini. “Proses penyelidikan masih terus berlanjut. Tim khusus sudah saya bentuk agar fokus mengerjakan perkara di PM Noor ini,” jelasnya, Selasa (16/9/2025).
Menurut Jevier, barang bukti yang diperoleh sejauh ini baru berupa rekaman CCTV. Namun, hasil rekaman tersebut belum dapat mengidentifikasi jelas jenis maupun nomor polisi kendaraan yang diduga menabrak korban. “Yang terlihat hanya mobil putih roda empat. Kami belum bisa pastikan apakah itu merek Ayla atau Agya, karena mirip dan tidak terlihat jelas merek maupun plat nomornya,” terangnya.
Kesulitan lain yang dihadapi penyidik adalah minimnya bekas benturan. Dari hasil olah TKP, hanya ditemukan goresan tipis pada sepeda motor korban serta sedikit tempelan cat putih. “Kalau benturannya besar mungkin akan lebih mudah diidentifikasi. Tapi ini tipis sekali, jadi agak sulit untuk mengarah ke pelaku,” tambahnya.
Meski begitu, pihak kepolisian menegaskan tetap berupaya keras mencari petunjuk tambahan, baik dengan melacak CCTV lain di sekitar lokasi maupun metode lainnya. “Kami mohon maaf karena sampai saat ini pelaku belum ditemukan. Tapi yang jelas kami tetap berusaha. Setiap perkembangan pasti kami sampaikan, baik ke wartawan maupun keluarga korban,” ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan tersebut menewaskan seorang ibu yang saat itu membonceng dua anaknya. Korban sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUD Abdul Wahab Sjahranie namun nyawanya tidak tertolong akibat luka serius di bagian kepala. Dua anak korban selamat dalam peristiwa tersebut. (zul)
Editor: M Khaidir


