Samarinda, Busam.ID – Puluhan anak dari Dinas Sosial UPTD Panti Asuhan Sosial Anak Harapan di Jalan Merdeka Barat Kelurahan Sungai Pinang Dalam Kecamatan Sungai Pinang terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit, Kamis (22/2/2024) setelah mengalami pusing, mual dan pingsan. Mereka diduga keracunan setelah memperoleh makanan yang ia santap mereka pada, Rabu (21/2/2024).
Suasana semakin panik saat seorang anak yang mengeluh pusing dan mual jatuh pingsan saat sudah hendak dibawa ke klinik panti asuhan tersebut. Untuk proses evakuasi dikerahkan ambulans milik 119 dan relawan Kota Samarinda.
Tercatat 11 orang anak dievakuasi, 6 orang lainnya dilarikan ke Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda dan 5 orang lainnya dilarikan ke Rumah Sakit Haji Darjat Samarinda. Menurut keterangan pengasuh panti asuhan, Yudha, mereka semua sedang kurang sehat.
“Dari kemarin sebenarnya cuma sudah tertangani dengan pelan-pelan dan secara berangsur-angsur mulai membaik. Karena beberapa anak dari kemarin itu memang mengeluh tidak enak badan, demam dan juga ada asam lambungnya naik,” ucap Yudha kepada awak media.
Dirinya pun menampik jika informasi yang beredar di masyarakat bahwa para korban karena keracunan.
“Terkait keracunan itu hanya diagnosanya saja, untuk makanan di kantin, kami di panti juga ikut makan bersama anak-anak, jadi tidak ada masalah tetapi tidak menutup kemungkinan juga karena anak-anak ini sekolah, bersekolah di luar, mungkin saja jadi saat makan di luar atau jajan di luar sekolah, nah mungkin ada yang salah makan,” sebutnya.
Yudha menambahkan, sejak pagi, Kamis (22/2/2024) pagi itu sebanyak 12 anak sudah terpaksa harus dilarikan ke Puskesmas Temindung dengan gejala yang sama. “Usai mendapatkan pertolongan medis, 7 orang anak sudah dipulangkan dan 5 orang lagi harus mendapatkan perawatan intensif di RS Tentara, kata petugasnya indikasi keracunan,” terangnya.
Menerima informasi tersebut, Unit Opsnal Polsek Sungai Pinang langsung mendatangi lokasi kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi. “Kita datang ke TKP, kemudian interogasi di tempat kemudian kita mintai keterangan dan untuk sementara masih dalam tahap penyelidikan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Sungai Pinang, IPDA Bambang Suheri.
Usai dilakukan olah TKP, unit Opsnal Reskrim meninggalkan lokasi kejadian dengan membawa sampel makanan berkuah yang diduga akan dilakukan uji laboratorium. (zul)
Editor: M Khaidir


