Samarinda, Busam.ID – Masalah penyusupan layanan judi online pada situs pemerintah Kota Samarinda semakin mengkhawatirkan.
Informasi yang tim Busam.ID dapat, bahwa tidak hanya satu situs, tetapi puluhan situs pemerintah Kota Samarinda terkena dampak serupa.
Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Samarinda, Suparmin, telah mengungkapkan masalah ini kepada publik.
“Serangan ini telah dialami banyak situs pemerintah, termasuk situs resmi Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Samarinda yang sudah terungkap sebelumnya. Namun, situs-situs lain seperti www.corona.samarindakota.go.id, www.disdikbud.samarindakota.go.id, www.aset.bpkad.samarindakota.go.id, www.ppid.samarindakota.go.id, dan beberapa situs lainnya juga mengalami hal yang sama,” jelas Suparmin.
Menurutnya, masalah utama yang dihadapi oleh pihaknya adalah kurangnya pegawai dengan kompetensi keamanan siber.
Suparmin mengakui bahwa kekurangan ini membuat pihaknya lebih rentan terhadap serangan siber.
“Serangan semacam ini selalu berkembang dan diperbarui dengan teknik-teknik baru, sehingga perlu upaya yang lebih kuat dalam melindungi situs-situs pemerintah, khususnya situs Pemkot Samarinda,” ungkap Suparmin.
Untuk mengatasi permasalahan ini, Suparmin mengambil inisiatif meningkatkan kompetensi keamanan siber di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda.
Pada Senin, (11/9/23), Diskominfo Kota Samarinda mengadakan sosialisasi mekanisme penanganan insiden siber yang dihadiri oleh pegawai IT di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Samarinda.
Narasumber dalam acara ini adalah tenaga ahli dari CSIRT Provinsi Kaltim, Dedy Cahyadi M.Eng.
“Tujuan dari sosialisasi ini adalah agar tindakan pencegahan serangan siber dapat ditingkatkan dan OPD di Kota Samarinda lebih siap dalam menghadapi ancaman serupa di masa mendatang,” ucapnya.
“Kami berharap bahwa dengan meningkatnya kesadaran akan keamanan siber dan peningkatan kompetensi, pegawai IT di tiap OPD dapat melindungi situsnya dengan lebih efektif dan memastikan bahwa layanan publik tetap tersedia dengan aman,” jelasnya.
Kesadaran akan pentingnya keamanan siber dalam era digital yang semakin kompleks ini menjadi kunci dalam menjaga integritas pemerintahan dan melindungi data serta informasi yang sensitif. (Ryan)
Editor : A Risa








