Samarinda, Busam.ID -Di tengah peringatan kemerdekaan Indonesia yang ke-78 di GOR Segiri, Walikota Samarinda Andi Harun mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Tepian untuk bersama dan bergotong royong dalam meraih kemajuan. Andi dengan penuh semangat mengungkapkan pandangannya terhadap perjalanan bangsa yang terus melaju untuk maju.
Dengan tema “Terus Melaju untuk Indonesia Maju”, ia menyoroti pentingnya pembangunan yang sedang giat dilakukan, termasuk infrastruktur yang saat ini sedang diperbaiki dan dibenahi di Kota Samarinda.
Hal ini menurutnya selaras dengan tema kemerdekaan. Gotong royong merupakan salah satu langkah menuju pemerataan pembangunan di seluruh negeri.
Ia pun berharap dengan keberagaman yang ada, tidak memudarkan sifat dan rasa gotong royong yang sudah terbangun selama ini.
“Di tengah keberagaman yang menjadi ciri khas Indonesia, ia mengajak semua warga untuk bersama-sama memajukan bangsa melalui semangat gotong royong,” ucap Andi usai Upacara Detik-detik Proklamasi di Halaman GOR Segiri pada Kamis (17/8/23).
Merespon pertanyaan mengenai apakah warga Indonesia khususnya di Kota Samarinda sudah merdeka dalam menikmati hasil-hasil pembangunan, Andi menjawab tersirat : jika langkah – langkah ke arah kemerdekaan yang riil itu telah diupayakan pemerintah. Andi menegaskan jika langkah-langkah yang ditempuh pemerintah daerah selama ini telah mengarah pada upaya merdeka yang sesungguhnya.
“Meskipun demikian, masih ada beberapa tantangan yang harus diatasi bersama, seperti kemiskinan, stunting dan pendidikan. Perjuangan bangsa belum berakhir. Penting bagi semua pihak untuk terus berupaya mencapai cita-cita bangsa sebagaimana tertuang dalam UUD 1945,” jelasnya.
Andi juga menegaskan pentingnya Pancasila sebagai falsafah dan dasar bagi bangsa Indonesia.
“Ini adalah sesuatu yang patut kita banggakan dan kita jadikan pedoman dalam menjaga keragaman dan memajukan Indonesia ke arah yang lebih baik,” tambah Andi.
“Semua elemen masyarakat diharapkan bersatu padu demi mencapai Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,” harapnya. (Ryan)
Editor : A Risa


