Samarinda, Busam.ID -Rencana revitalisasi kawasan perdagangan dan kebudayaan Citra Niaga, ternyata hanya bersifat pemugaran. Ini setelah didapat konfirmasi dari pihak berwenang, bahwa revitalisasi Citra Niaga masih mempertahankan konsep ikonic yang ada. Pemugaran Citra Niaga itu seiring rencana revitalisasi Pasar Pagi yang selain memugar pasar tradisionalnya, juga ditambah pasar moderen dan sarana rekreasi hiburan masyarakat kota.
Disebutkan proyek tahap 1 untuk mempercantik kawasan Citra Niaga telah direncanakan oleh Pemkot (Pemerintah Kota) Samarinda. Adapun anggaran yang akan digunakan untuk tahap 1 tersebut mencapai Rp 4,8 Miliar dengan fokus pada penataan trotoar dan juga penataan ruko dari Blok B menuju Jalan Citra Niaga Utara.

Terbaru Walikota Samarinda, Andi Harun bersama Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Samarinda, melakukan rapat pemantapan rencana tersebut di Balaikota Samarinda pada Jumat (31/3/2023).
Menurut Andi, dari pembahasan rapat sebelumnya dan terkini tidak akan terlalu banyak perubahan, Pihak Pemkot Samarinda akan tetap menggunakan konsep sebelumnya yang sangat identik dengan souvenir dari Kalimantan.
“Untuk konsep kiosnya nanti, tidak banyak mengalami perubahan. Namun pastinya akan lebih mantap, manis, dan lebih menjual sehingga masyarakat juga pastinya tertarik ingin berkunjung ke Citra Niaga,” ucap Andi kepada awak media usai rapat berlangsung.
Menurutnya, mempertahankan konsep yang telah ada sangat penting, karena hal tersebut menjadi salah satu ciri khas kawasan tersebut.

“Kita tetap akan pertahankan desain yang lama, namun penataan kawasannya akan banyak mengalami perubahan. Kami yakin dengan konsep pedestrian, akan membuat kawasan citra niaga terlihat berbeda dibanding saat ini,” paparnya.
Selain itu, diketahui pihak Dinas PUPR, Penjabat Pembuat Komitmen Suprayogi mengatakan bahwa proyek revitalisasi akan dimulai dari Jalan Niaga Utara ke Jalan Panglima Batur.
“Segera dalam waktu dekat akan mulai kita sosialisasikan ke masing-masing pemilik ruko di jalan tersebut. Nantinya revitalisasi ini akan dimulai bulan Mei dan sudah masuk pada tahap tender. Untuk total rukonya, ada 30 ruko yang akan direvitalisasi. Untuk materialnya apa saja juga telah disetujui oleh Pak Walikota,” tutupnya. (RYAN)
Editor : Risa Busam.ID


