Reza Realisasikan Mobil Jenazah untuk Rukun Kematian Ar-Rahim di Kuala Samboja

BusamID
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi saat menyerahkan satu unit mobil jenazah secara langsung kepada Ketua Rukun Kematian Ar-Rahim Maskun di Tanjung Harapan, Kuala Samboja, Minggu (7/1/2024). Foto by Hery

Samarinda, Busam.ID – Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi merealisasikan impian Rukun Kematian Ar-Rahim, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Kuala Samboja, Kutai Kartanegara (Kukar). Di mana mereka menginginkan mobil jenazah sejak puluhan tahun. Dan Reza menyerahkan langsung satu unit mobil jenazah kepada Ketua Rukun Kematian Ar-Rahim, Maskun, Minggu (7/1/2024).

Ketua Rukun Kematian yang terbentuk 1977 tersebut menyebut, alat transportasi sangat diperlukan untuk melayani anggota rukun kematian, yang selama ini harus mengeluarkan biaya mahal untuk menyewa mobil jenazah, terutama saat membawa jenzah dari rumah sakit di Balikpapan.

“Mewakili teman-teman rukun kematian Ar-Rahim, saya menyampaikan terima kasih atas bantuan ambulans. Jadi sekarang kurang lebih sudah 46 tahun jadi cita-cita lama kami untuk punya. Selama ini pakai ambulans dari Balikpapan yang biayanya lumayan mahal” ucapnya.

Maskun yang ditunjuk untuk menjadi ketua rukun kematian seumur hidup itu juga mengatakan, dalam waktu dekat ini akan segera mengatur pengelolaan mobil jenazahnya.

“Secepatnya akan kita atur bagaimana penggunannya, termasuk bagaimana biaya perawatan dan lainnya. Apakah nanti dari anggota atau gimana, tapi yang jelas mobil ini akan diparkir di parkiran masjid untuk nanti bisa dimanfaatkan warga,” sampainya.

Sementara itu Reza menyampaikan, selama dirinya mengunjungi seratusan lebih Desa di Kukar, masih banyak Desa-desa yang ditemukan mengeluhkan belum adanya ambulans atau mobil jenazah. Terkait hal itu, pejuang politik dari Gerindra berkomitmen akan terus membantu menyalurkan bantuan yang di antaranya ambulans atau mobil jenazah di perdesaan.

“Tahun ini Kelurahan Kuala Samboja dapat ambulans yang kami usulkan tahun 2023. Saya sudah keliling 193 desa, masih kekurangan ambulans maupun mobil jenazah. Mudah-mudahan tahun depan masih ada bantuan ke sini, yang itu juga tergantung usulan,” ucapnya.

Ia menjelaskan, Ambulans maupun mobil jenazah, merupakan salah satu moda transportasi di masyarakat yang digunakan untuk keperluan khusus, yakni pelayanan kepada masyarakat. Dengan ambulans, ia berharap pelayanan publik dari pemerintah kepada masyarakat menjadi lebih baik. (Adit)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *