Tahun Depan, Honorer Di Balikpapan Dihapus, Diganti Outsourcing

BusamID
ilustrasi

Balikpapan, Busam.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan berencana akan menghapuskan keberadaan tenaga honorer pada tahun 2023 mendatang. Tenaga honorer itu akan digantikan dengan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PNS. Serta tenaga outsourcing yang diadakan dengan melibatkan pihak ketiga.

Hal itu dikemukakan Kepala Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Balikpapan Sri Wahyuningsih yang akrab disapa Yuyun, Senin (7/11/2022).

“Dengan kebijakan tersebut, maka tidak ada lagi istilahnya pegawai pemerintah kota non PNS tapi yang ada adalah pegawainya pihak ketiga yang dipekerjakan di lingkungan pemerintah daerah,” katanya.

Saat ini, menurut Yuyun, pihaknya telah menyelesaikan proses pendataan terhadap keberadaan tenaga honorer yang ada di lingkungan Pemkot Balikpapan. Namun Ia menegaskan, pendataan itu bukan mengangkat para tenaga honorer yang ada menjadi P3K atau PNS.

“Deadline-nya itu tanggal 28 November 2023 dan saat ini kita sudah menyelesaikan pendataannya. Tapi pendataan itu bukan mengangkat mereka menjadi P3K atau PNS. Kalau mereka diformasikan untuk menjadi P3K atau PNS tetap melalui seleksi,” ucapnya.

Kalau mereka tidak lolos dalam proses seleksi tersebut maka akan tetap dipekerjakan sebagai tenaga outsourcing .

Untuk saat ini jumlah pegawai non PNS yang ada di lingkungan Pemkot Balikpapan tercatat mencapai 6 ribuan orang, jumlah tersebut mencakup tenaga guru yang paling banyak kemudian disusul tenaga kesehatan.

“Saat ini sedang berlangsung seleksi P3K untuk tenaga guru dan kesehatan, Untuk itu kita mendapatkan informasi sebanyak 800-an dan untuk guru sendiri itu 600-an orang,” jelasnya. (man)

Editor: Redaksi BusamID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *