Ustadz Asal Sebulu Tewas Gantung Diri

BusamID
Ustadz Asal Sebulu Tewas Gantung Diri. Foto: Mustafa Muli

Belum Diketahui Motif Bundirnya

Samarinda, Busam.ID – Seorang Guru Agama berinisial Win (50) ditemukan tewas di dinding luar balkon rumah kontrakannya, lantai dua Jalan Perjuangan 9 RT 01 Blok C Kelurahan Sempaja Selatan Samarinda Utara Kamis (15/12/2021( sekitar pukul 08.00 Wita. Korban ditemukan tetangganya Riyadi (54) yang juga saksi mata pertama kasus bunuh diri (bundir) ini.

Berdasarkan keterangan dari saksi mata Riyadi (54), tetangga korban menjelaskan awalnya dia hendak mengganti baju. Namun tiba-tiba saja pandangannya mengarah pada tubuh manusia yang bergantungan di bangunan Rumah Singgah untuk para ustadz tersebut. Riyadi tinggal di seberang Rumah Singgah Ustadz itu.

Sontak Riyadi bergegas melaporkan apa yang baru saja dilihatnya kepada pihak RT setempat. Ditemani Wakil Ketua RT dan beberapa warga, mereka berbondong-bondong datang melihat. Ternyata korban (Win) sudah dalam kondisi tak bernyawa.

“Kebetulan saya lagi ganti baju terus mata saya mengarah ke bangunan rumah singgah itu. Di sana saya lihat ada tubuh manusia di dinding dan waktu kami datang ternyata korban sudah meninggal tergantung,” terang Riyadi.

Tak berselang lama, jajaran Polsek Sungai Pinang dan Tim Inafis dari Polresta Samarinda bersama relawan PMI Samarinda mendatangi lokasi kejadian.

Kapolsek Sungai Pinang Komisaris Polisi (Kompol) Irwanto menyebutkan, dari hasil penyelidikan pihaknya sejauh ini tidak ada kekerasan yang ditemukan pada jasad korban.

“Dari hasil sementara yang diperoleh Tim Inafis bahwa kondisi mayat tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan,” terang Irwanto.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Inafis menurut Irwanto, korban diperkirakan meninggal sekitar empat jam sebelum ditemukan, kurang lebih pukul 06.00 Wita atau setelah sholat subuh.

Barang bukti milik korban yang ditemukan di antaranya ada dompet, tali beserta tas. Korban gantung diri menggunakan tali sabuk.

“Kalau barang bukti ada dompet, kemudian tali dengan tas,” jelas Irwanto singkat.

Jasad korban yang telah dievakuasi selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Syahrani untuk dilakukan visum. (mm/an)

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *