Viral! Pengendara Ojol Ditodong Pistol di Samarinda, Pelaku Berhasil Diamankan dalam 2 Jam

Busam ID
Kapolsek Samarinda Kota, AKP Amiruddin bersama jajaran dalam press release pengungkapan kasus menodongkan benda menyerupai pistol kepada pengendara ojol di Jalan Jelawat, Minggu (30/8/2026). Foto by Zulkarnain

Samarinda, Busam.ID – Aksi seorang pengendara sepeda motor yang menodongkan benda menyerupai pistol berwarna hitam kepada pengemudi ojek online (ojol) di Samarinda viral di media sosial.

Video tersebut memperlihatkan pelaku menghentikan kendaraan korban dengan cara menendang sepeda motor korban dan mengeluarkan benda yang awalnya diduga senjata api, sebelum menodongkannya ke arah korban.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Jelawat Gang Mosi, Samarinda Ilir, Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 10.30 Wita. Menindaklanjuti video yang beredar, Unit Reskrim Polsek Samarinda Kota bersama Jatanras dan Tim URC Satreskrim Polresta Samarinda langsung melakukan penyelidikan.

Kapolsek Samarinda Kota AKP Amiruddin mengatakan, pelaku berhasil diamankan sekitar 2 jam setelah kejadian.
“Peristiwa bermula ketika korban, bernama Yuliansyah (30), sedang mengendarai sepeda motor sambil membonceng 2 orang. Saat melintas di Jalan Otto Iskandardinata, korban berpapasan dengan pelaku yang juga mengendarai sepeda motor. Pelaku sempat membunyikan klakson panjang karena merasa jalannya terhalangi. Korban kemudian membalas klakson dan melambaikan tangan,” terang Amiruddin dalam press releasenya.

Pelaku yang sempat melanjutkan perjalanan justru berbalik arah dan mengejar korban hingga masuk ke Gang Mosi, Jalan Jelawat.
Setibanya di lokasi, pelaku diduga menendang kendaraan korban hingga berhenti. Pelaku kemudian mengambil benda yang diselipkan di pinggangnya dan menodongkannya ke arah korban.

“Awalnya diduga senjata api. Setelah kami amankan dan lakukan interogasi, ternyata yang digunakan adalah airsoft gun,” kata Amiruddin.
Polisi turut mengamankan airsoft gun yang menyerupai pistol Glock 19, sepeda motor Honda Stylo warna merah marun, serta helm yang digunakan pelaku.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku berinisial RS, sementara rekannya yang ikut dibonceng berinisial MA.
Menurut polisi, aksi tersebut dipicu emosi pelaku karena merasa jalannya dihalangi korban saat berada di Jalan Otto Iskandardinata. Klakson panjang dan gestur korban yang bermaksud memanggil pelaku disebut semakin memancing emosi.

Sementara itu, Yuliansyah mengaku sempat khawatir benda yang ditodongkan kepadanya merupakan pistol asli.

“Saya takut beliau habis ngebegal orang atau bagaimana. Makanya saya minta videonya diviralkan, tujuannya supaya ditangkap dan pistolnya diamankan,” ujar Yuliansyah.
Meski demikian, setelah dipertemukan di Polsek Samarinda Kota, korban memilih menyelesaikan persoalan tersebut secara damai dan kekeluargaan.

Polisi menyebut kedua pihak telah sepakat berdamai dengan sejumlah permintaan dari korban, termasuk agar pelaku tidak mengulangi perbuatannya.

Airsoft gun yang digunakan untuk menodong korban juga dipastikan diamankan polisi dan tidak dikembalikan kepada pelaku.
Korban juga meminta pelaku bertanggung jawab terhadap kondisi psikologis anak yang saat kejadian ikut berada di atas sepeda motornya. Permintaan tersebut disanggupi oleh pelaku.(Zul)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *