Samarinda, Busam.ID – Kebakaran menghanguskan 4 bangunan rumah di kawasan padat penduduk Jalan Lambung Mangkurat, Gang Jamhari dan Gang Wisma, RT 02, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, Minggu (25/1/2026) dini hari, dan berlangsung selama kurang lebih 1 jam 10 menit.
Dalam peristiwa tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Namun, 2 warga dilaporkan mengalami sesak napas akibat menghirup asap dan sempat mendapatkan penanganan di lokasi kejadian.
Salah seorang korban kebakaran, Yusuf Setiawan, mengaku peristiwa itu terjadi saat dirinya bersama keluarga tengah terlelap tidur. Api pertama kali diketahui oleh anaknya yang melihat kobaran api dari sisi samping rumah.
“Kejadiannya itu pas kami sudah tidur, karena sudah lewat jam 12 malam. Anak saya yang pertama kali lihat api dari samping rumah, lalu langsung membangunkan kami,” ujar Yusuf.
Menurutnya, titik awal api diduga berasal dari sebuah rumah kosong yang berada di sebelah kiri rumahnya. Api kemudian dengan cepat merembet ke rumah miliknya dan bangunan lain di sekitarnya.
Narahubung Disdamkar Kota Samarinda, Hery Suhendra, mengatakan pihaknya menerima laporan dan langsung mengerahkan personel ke lokasi. “Kami menerima laporan kebakaran di Jalan Lambung Mangkurat, Gang Jamhari. Ternyata ada 2 gang yang terdampak, yakni Gang Jamhari dan Gang Wisma,” jelas Hery.
Ia menyebutkan, proses pemadaman berlangsung sekitar 1 jam. Meski menghadapi akses jalan yang sempit serta keterbatasan sumber air, upaya pemadaman dapat dilakukan dengan baik berkat kerja sama petugas dan relawan.
“Alhamdulillah pemadaman berjalan lancar. 4 bangunan bangunan yang terbakar, mayoritas permanen berbahan beton, hanya 1 rumah yang berbahan kayu,” ungkapnya.
Dalam upaya pemadaman, Disdamkar Kota Samarinda mengerahkan 12 unit tanki fire truck dari Disdamkar dan PMK swasta, serta didukung 25 mesin portable milik relawan. Sebanyak 2 posko pemadam kebakaran juga diturunkan ke lokasi.
Terkait penyebab kebakaran, Hery menyampaikan dugaan sementara mengarah pada arus pendek listrik yang berasal dari rumah kosong. Namun, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian. (zul)
Editor: M Khaidir


