Samarinda, Busam.ID – Seorang pria berusia 67 tahun dilaporkan meninggal dunia secara medadak, setelah tiba-tiba terjatuh di kawasan Jalan Teuku Umar, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 8.10 Wita.
Berdasarkan keterangan petugas di lapangan, korban sebelumnya sempat berhenti untuk mengisi bahan bakar eceran dalam botol. Namun, tidak lama setelah kembali melanjutkan perjalanan, korban mendadak terjatuh.
PAMAPTA Satu Polresta Samarinda, IPDA Mat Bahri, menjelaskan tidak ditemukan indikasi tindak kriminal dalam peristiwa tersebut. “Setelah mengisi bensin eceran, korban berjalan sebentar lalu tiba-tiba jatuh. Warga yang berada di sekitar lokasi langsung memberikan pertolongan dan mendudukkan korban,” ujarnya.
Menurut hasil pemeriksaan awal, korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung. Hal tersebut diperkuat dengan ditemukannya obat-obatan serta surat rujukan medis yang mengarah ke salah satu rumah sakit di Samarinda.
“Memang korban memiliki riwayat jantung. Ada obat dan surat rujukan ke SMC yang ditemukan bersama korban,” tambahnya.
Petugas juga memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan maupun kehilangan barang milik korban. Seluruh barang berharga, termasuk telepon genggam dan uang tunai sebesar Rp255 ribu, telah diamankan.
“Tidak ada tanda kekerasan dan tidak ada barang yang hilang. Handphone dan uang korban masih lengkap dan sudah kami amankan,” jelas Mat Bahri.
Korban sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Hermina sebelum akhirnya dibawa ke Masjid Al-Abrar untuk penanganan lebih lanjut. Pihak keluarga juga telah dihubungi dan mengetahui kejadian tersebut.
Dari informasi keluarga, korban sebenarnya dijadwalkan menjalani kontrol kesehatan hari yang sama. Anak korban bahkan berencana mendampingi, namun korban memilih berangkat sendiri. “Hari ini memang jadwal kontrol. Keluarga, termasuk anaknya, ingin mendampingi, tetapi korban memilih pergi sendiri,” ungkapnya. (zul)
Editor: M Khaidir


