Kerap Terendam Banjir, SDN 012 Sungai Kunjang Menanti Perbaikan

Busam ID
SDN 012 Sungai Kunjang Samarinda kerap terendam banjir. Foto by Uca/Busam.ID

Samarinda, Busam.ID – Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 012 Sungai Kunjang, Kota Samarinda, dikeluhkan karena kerap terendam banjir hingga setinggi lutut orang dewasa setiap kali hujan deras mengguyur.

Imbasnya, Plt Kepala SDN 012 Sungai Kunjang, Laode Akahan Hairah, menyebut proses belajar-mengajar 176 siswa di sekolah itu sering kali lumpuh total. “Setelah banjir, lumpur tebal tertinggal, sehingga anak-anak kadang tidak bisa sekolah sampai 3 hari. Guru-guru di sini harus gotong royong membersihkan lumpur terlebih dahulu,” ungkap Laode, Kamis (4/6/2026).

Laode mengungkapkan, sekolah yang berdiri sejak sekitar 30 tahun lalu itu belum pernah mendapatkan renovasi besar. Peninggian jalan dan maraknya pembangunan pemukiman di sekitar area sekolah diduga menjadi pemicu utama.

Menurutnya, kondisi rawan banjir ini membuat para orang tua murid di kawasan tersebut cemas dan memilih memindahkan atau menyekolahkan anak-anak mereka ke fasilitas pendidikan lain, demi menghindari risiko banjir.

“Kami pihak sekolah berharap bangunan ini dibangun ulang, minimal ditinggikan 1 hingga 1,5 meter. Kalau hanya renovasi minor atau perbaikan biasa, itu tidak akan efektif lagi,” tuturnya.

Dikonfirmasi terpisah, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda, Ibnu Araby, membenarkan posisi SDN 012 Sungai Kunjang berada di kawasan cekungan yang rawan genangan air setinggi setengah meter.

Pihak dinas mengaku telah menyelesaikan dokumen Detail Engineering Design(DED) pada tahun anggaran 2025 lalu sebagai basis perencanaan penanganan fisik.

Namun, realisasi pembangunan fisik sekolah prioritas ini disebut belum bisa berjalan dalam waktu dekat. Ibnu menyatakan realisasi lanjutan pembangunan diupayakan tahun anggaran 2027 mendatang, itu pun dengan catatan jika kondisi keuangan daerah memungkinkan.

“DEDnya sudah selesai. Makanya kami sekarang menunggu anggaran daerah ini sehat dulu. Kalau anggaran sehat, mudah-mudahan tahun 2027 bisa dilaksanakan, tapi pengerjaannya tidak langsung penuh (full), melainkan bertahap,” tuturnya. (uca)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *