Tersedot Proyek Infrastruktur, Laba PDAM Samarinda Tergerus Jadi Rp53,6 Miliar

Busam ID
Pembangunan IPAL disebut jadi salah satu sebab turunnya laba PDAM. Foto by Uca/Busam.ID

Samarinda, Busam.ID – Audit Kantor Akuntan Publik (KAP) tahun buku 2025 mencatat laba bersih Perumdam Tirta Kencana (PDAM) Kota Samarinda berada di angka Rp53,67 miliar. Angka ini disebut mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya akibat besarnya alokasi anggaran untuk proyek infrastruktur.

Hal itu diungkapkan Kabag Perekonomian Setda Kota Samarinda, Nadya Turisna. Menurutnya, penurunan laba tersebut disebabkan oleh pengeluaran modal untuk pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) serta adanya kebijakan penghapusan biaya abonemen pelanggan.

“Kalau dari tahun sebelumnya angkanya agak turun. Itu karena kemarin di 2025 kita banyak membangun IPAL. Jadi ada cost (biaya) ke sana, sementara manfaat atau imbal balik dari membangun IPALnya itu belum keluar saat ini,” ujar Nadya, Selasa (2/6/2026).

Selain tersedot proyek infrastruktur, Nadya mengatakan terpangkasnya margin keuntungan PDAM juga disebabkan oleh hilangnya beberapa pos biaya yang dibebankan kepada pelanggan. Salah satunya adalah kebijakan penghapusan biaya abonemen bulanan yang kini sudah tidak diberlakukan lagi.

“Ada perubahan dari cost biaya, seperti biaya abonemen yang dihapus. Dulu ada, sekarang sudah enggak, jadi (pendapatan) mulai berkurang di situ,” tambahnya.

Meski keuntungan menurun akibat pengeluaran investasi, ia juga menyebut posisi keuangan PDAM Samarinda dipastikan tetap dalam kategori aman dan sehat karena terbebas dari beban utang masa lalu.

“Angka laba Rp53,67 miliar ini nantinya akan dibawa ke rapat bersama Walikota Samarinda untuk ditentukan berapa porsi yang akan disetor penuh ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026,” tutupnya. (uca)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *