Samarinda, Busam.ID – Informasi kualitas udara Samarinda masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif dengan indeks AQI 124 beredar luas di media sosial (Medsos) dan sejumlah grup percakapan warga.
Namun, informasi tersebut dibantah dengan tegas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda. Berdasarkan hasil pengukuran DLH, kualitas udara Samarinda masih berada pada kategori sedang.
Plt Kepala DLH Kota Samarinda, Suwarso, Jumat (4/9/2026), mengatakan informasi yang mencantumkan kadar PM2.5 mencapai 44,1 µg/m³ tidak sesuai dengan hasil pengukuran di lapangan.
Hasil pemantauan DLH menunjukkan kadar PM2.5 berada di angka sekitar 26 µg/m³, sehingga kategorinya masih tergolong sedang.
“Informasi yang beredar itu bisa dikatakan tidak benar. Data hasil pengecekan DLH sangat jauh berbeda dengan yang diberitakan media yang sumbernya tidak jelas,” ujar Suwarso.
Meski secara umum kualitas udara Samarinda masih berada pada kategori sedang, DLH mengakui terdapat sejumlah wilayah yang mengalami penurunan kualitas udara pada waktu tertentu.
Kondisi tersebut terutama terjadi di kawasan Samarinda Utara dan Palaran, yang terdampak aktivitas kebakaran hutan dan lahan. Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung secara permanen sepanjang hari.
“Kualitas udara cenderung memburuk pada jam tertentu, terutama sekitar pukul 13.00 hingga 16.00 Wita, kemudian kembali berada pada kategori sedang.
Karena itu, masyarakat diminta tidak langsung mempercayai informasi kualitas udara yang beredar di media sosial, terutama apabila tidak disertai sumber data yang jelas.
DLH memastikan pemantauan kualitas udara terus dilakukan untuk mengetahui kondisi terkini di sejumlah wilayah Samarinda. Suwarso menegaskan, acuan pemerintah adalah hasil pengukuran resmi yang dilakukan DLH.
“Yang benar sesuai kondisi hasil pengukuran DLH. Kategori kualitas udara Samarinda masih sedang,” tegasnya.
Masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi asap dari kebakaran lahan, namun tidak perlu panik akibat informasi yang belum terverifikasi. (zul)
Editor: M Khaidir


