Gemar Ikan, Program Baru Pemkot yang Punya Nilai Ekonomi

BusamID
Subandi - Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda. Foto: Istimewa

Samarinda, Busam.ID – Gerakan Memasyarakatkan Makan (Gemar) Ikan, yang digagas Pemkot Samarinda sehingga memunculkan ide untuk membangun aplikasi dunia ikan bagi nelayan di tahun 2022, ditanggapi baik oleh kalangan legislatif.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Subandi yang ikut menghadiri Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemar Ikan) Kamis (9/12/2021), menyampaikan bahwa di balik program kesehatan masyarakat itu, tersimpan nilai ekonomi tinggi. Program Gemar Ikan digagas dan diadakan oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Samarinda.

Berlokasi di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Selili Jalan Lumba-Lumba Kelurahan Selili Kecamatan Samarinda Ilir, Subandi hadir sebagai Wakil Rakyat mendampingi Wali Kota Samarinda Andi Harun beserta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.

Menurut Subandi, kegiatan ini merupakan kegiatan yang bagus. Tidak hanya tentang program tapi juga ada ajakan untuk hidup sehat dengan terus mengkonsumsi ikan baik ikan sungai maupun ikan laut.

“Jadi kegiatan Gemar Ikan ini cukup baik. Memasyarakatkan kepada warga untuk gemar makan ikan. Karena maknanya mengajak kita semua untuk tetap hidup sehat,” jelasnya.

Selain kesehatan, Politisi Partai PKS ini juga menyebutkan ada sisi ekonomi yang tinggi dari program ini, karena sangat membantu para nelayan serta para pedagang yang bergerak di sektor perikanan khususnya pegiat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Tepian.

“Yang berikutnya ada sisi ekonomi juga. Karena selain sehat, program ini juga membantu para nelayan dan pedagang ikan untuk meningkatkan pendapatan mereka,” terangnya.

Meskipun Samarinda tidak memiliki laut, namun kata Subandi potensi ikan yang dimiliki sangat luar biasa.

“Walaupun Samarinda tidak punya laut tapi potensi ikan kita sungguh luar biasa jadi saya sangat apresiasi itu,” imbuhnya.

Ketika ditanya mengenai bantuan dari Pemkot, Subandi mengakui bahwa sejauh ini bantuan untuk menopang para nelayan sudah diberikan mulai dari mesin hingga peralatan pendukung waluapun belum maksimal.

“Selama ini sudah. Sudah kita berikan baik itu berupa mesin, kemudian alat-alat untuk menangkap ikan. Tapi saya menganggap alokasi anggaran ke situ (nelayan) masih minim,” lanjutnya.

Ia pun berharap demi mendukung cita-cita Wali Kota untuk menciptakan lapangan pekerjaan, maka dukungan anggaran harus bisa ditingkatkan.

“Saya berharap supaya Pemkot bisa menambahkan alokasi anggarannya. Apalagi cita-cita Wali Kota kan menciptakan lapangan pekerjaan, jadi harus didukung UMKM seperti ini,” tutupnya.(mm/an)

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *