Samarinda, Busam.ID – Gara-gara rem blong, dalam hitungan detik tronton warna merah yang dikemudikan MA (48) meluncur bebas lalu melibas semua kendaraan di depannya yang tengah mengantri lampu merah. Tronton bernopol KT 8534 AJ, tak mampu menghindarkan tabrakan atau membuang stir ke kiri atau ke kanan yang relatif lebih sepi dari kepadatan pengedara. Sebagaimana terlihat dari rekaman CCTV Dishub Balikpapan yang ramai beredar di medsos.
Keadaan demikian menurut Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yusuf Sutejo, disebaban tronton bermuatan berat sampai 20 ton. Sehingga, meski dari jauh sopir sudah menurunkan persnelling dari gigi 4 ke gigi 3 untuk mengurangi kecepatan, tak mampu menghentikan truk jumbo itu berhenti di jalur turunan.
“Karena bermuatan itu, meski sudah menurunkan gigi, di jalur turunan rem jadi tak berfungsi alias blong,” ungkap Yusuf.
Berdasarkan kronologi yang disusun Dirlantas Polda Kaltim, sopir tronton MA mengawali perjalanan yang mengantar naasnya, dari parkiran di Jl Pulau Balang Km13 Karang Joang Balikpapan Utara. Tronton yang dikemudikannya membawa kontainer berisi kapur penjernih air yang hendak diantarkan ke Kampung Baru.
Biasanya kendaraan besar menuju Kampung Baru atau Pelabuhan Semayang, melalui poros jalur industri di Km 4 ex feri lama yang tembus ke Kampung Baru. Jika tidak, dapat melintasi kota dengan catatan di jam 21.00 Wita hingga sebelum pukul 06.00 Wita. Entah mengapa, MA memilih lewat jalur kota sementara waktu tempuh yang diperkirakannya meleset. Dia tiba di turunan Rapak setelah lewat pukul 06.00 Wita tepatnya 06.15 Wita, di mana pada saat itu jalan sudah mulai ramai lalu lalang pengendara.
Meski sebelum turunan Rapak dari jauh MA sudah menurunkan persnelling gigi kendaraannya untuk mengurangi kecepatan, begitu menginjak rem ternyata tidak berfungsi lalu kendaraannya terus berjalan maju di turunan Rapak tanpa bisa dihentikan hingga akhirnya melindas dan menabrak para pengendara di depannya yang tengah mengantri lampu merah.
Akibat peristiwa itu, selain banyak menimbulkan korban, juga menyebabkan trauma bagi warga Balikpapan, karena peristiwa mengerikan di mana truk besar melalap kendaraan kecil acap terjadi di turunan Rapak tersebut. (an)








