Pembangunan Terowongan Harus Memenuhi Semua Kajian

BusamID
Jasno - Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda (foto kaka nong)

Samarinda, Busam.ID – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk membangun terowongan di Jalan Kakap tembus ke Jalan Sejati diperkirakan menelan biaya Rp 400 milyar hingga Rp 600 miliar.

Dengan menggunakan skema multiyears contrak (MYC), terowongan ini diharapkan mampu mengatasi persoalan kemacetan di kawasan tersebut.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Jasno mengatakan agar target pembangunan terowongan tersebut harus memenuhi semua kajian yang ada.

“Sekitar 400-600 miliar rupiah dengan skema MYC. Artinya pembangunan itu harus memenuhi semua kajian yang telah dilakukan,” ungkap Jasno.

Ia menambahkan, terowongan ini akan menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Kota Tepian sehingga ia berharap agar partisipasi dan dukungan masyarakat.

“Intinya harus dikerjakan sesuai dengan kajian. Apalagi nanti terowongan ini menjadi kebanggaan masyarakat,” cetus anggota dewan yang sumeh ini.

Terkait desain dari terowongan itu, Jasno mengungkapnya jika dirinya pernah melihat di sosial media. Namun untuk informasi resmi dari Pemkot, dirinya mengaku bahwa Komisi III belum menerimanya.

“Kemarin kan sempat beredar di sosial media. Tapi secara resmi kami belum ada terima desain utuhnya dari Pemkot maupun dinas terkait,” pungkasnya. (kaka nong/adv)

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *