Samarinda, Busam.ID – Ada-ada saja motif pelaku untuk mendapatkan sejumlah uang, karenanya masyarakat diminta untuk semakin berhati-hati terhadap pelaku yang terkadang nekat dan menghalalkan berbagai cara tersebut.
Salah satunya, Senin (30/5/2022) siang, Jama’ah mesjid di kawasan Kecamatan Loa Janan Ilir digegerkan dengan surat kaleng dari orang yang tidak dikenal.
Dalam isi suratnya tersebut meminta sejunlah uang di mesjid itu dan apabila tidak diserahkan maka panitia mesjidnya akan dibunuh.

Informasinya, sedikitnya ada 4 Mesjid yang mendapatkan teror serupa.
Adapun isi suratnya sebagai berikut:
“Siapkan uang masjid/langgar dari tanggal 30 aku akan mengambil. Berapa ada keluarkan. Siapkan di atas mimbar. Dan pintu masjid tidak lagi dikunci.
Kalau tidak siap, salah satu panitia ada yang akan kubunuh. Aku urang paling kejam. Dan aku bisa menjadi urang yang paling baik.
Group kami ada 3000 pimpinan jinral Nurdin Balikpapan dibawah kekuasaan Abu Bakar.
Tanggal 1 sudah ada karena ini seratus masjid/langgar Samarinda Tenggarong Balikpapan”
Ketua RT 11 Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Loa Janan Ilir, Dimas Abimanto Riyanda mengatakan, hampir seluruh mesjid di kasih surat kaleng. Di Mesjid Baiturrahman bahkan aksi terduga pelaku itu terekam kamera pengintai atau CCTV.
“Dia itu datang ke Mesjid langsung melempar surat itu di peimaman. Informasinya ada 4 mesjid di Loa Janan Ilir mendapatkan surat kaleng berisi ancaman itu. Kami tidak mengenal pelakunya, sementara kita melihat pelaku menggunakan motor matik yang tidak terpasang KT motornya (plat nomor polisi, Red),” tambahnya lagi.
Mesjid Al Istiqomah di Loa Duri juga mengalami hal yang sama. Terduga pelaku dengan motif yang sama melemparkan surat kalengnya ke sajadah imam.
“Kejadian sekitar setelah salat Dzuhur jam 13.20 Wita ketika masjid lagi kosong tidak ada orang. Kami lihat hanya ada tamu-tamu biasa yang datang ke Mesjid, kami kurang bisa mengenalinya,” kata Yonanda ketua Irma Mesjid Al Istiqomah.
Pihak kepolisian dari Polresta Samarinda sudah mendatangi mesjid-mesjid yang mendapatkan surat kaleng tersebut dan masih mengusut siapa pelakunya dan apa motifnya melakukan pengancaman tersebut. (dic)
Editor: Redaksi BusamID








