22 Bangunan Terbakar di Jalan AM Sangaji, 156 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

BusamID
Api yang terus membesar melahap puluhan bangunan di Jalan AM Sangaji Samarinda. dicky

Samarinda, Busam.ID – Amukan si jago merah meluluhlantakkan sebanyak 22 bangunan di Jalan AM Sangaji (eks Jalan Belibis) Kelurahan Bandara Kecamatan Sungai Pinang Kamis (1/9/2022) malam sekitar pukul 21.45 Wita.

Bangunan yang rata-rata terbuat dari bahan kayu ditambah angin berhembus cukup kencang membuat kobaran api dengan cepat membesar dan melahap 22 bangunan tersebut.

Dari keterangan Ati, salah seorang korban yang tinggal di gang 17 Jalan AM Sangaji, dirinya saat itu sedang menidurkan anaknya di atas ayunan di dalam rumahnya. Dirinya baru mengetahui kebakaran saat tetangga sekitar berteriak.

“Saya pas ayun anak, tiba-tiba warga sekitar berteriak kebakaran..kebakaran, saya langsung panik dan berhamburan keluar rumah membawa anak saya dan melihat api sudah membesar,” ucap Ati.

Dibantu warga lainnya, Ati kemudian menyelamatkan harta bendanya yang bisa dikeluarkan dan diselamatkan dari rumahnya.

“Saya dibantu warga menyelamatkan barang-barang saya seperti kulkas, kasur, mesin cuci dan masih banyak lagi. Tapi Alhamdulillah rumah saya tidak sempat terbakar,” ujarnya.

Di lokasi terpisah yakni di Gang 19, salah seorang warga lainnya bernama Abidin mengaku, saat kebakaran itu terjadi, dirinya sedang tidak berada di rumah.

“Saya diberitahu anak kos bahwa rumah terbakar, saat saya datang, api sudah membesar dan tidak sempat menyelamatkan barang-barang saya. Beruntung dibantu tetangga sekitar, anak saya bisa dikeluarkan dari rumah sebelum terbakar,” terang Abidin.

22 Bangunan yang berada di Gang 17 dan 19, terdiri dari 15 bangunan tunggal dan 7 bangsal dengan 24 pintu habis terbakar. Imbas dari kebakaran tersebut, 39 kepala keluarga (KK) dan 156 jiwa harus kehilangan tempat tinggalnya.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda dalam upaya memadamkan api mengalami sejumlah kendala, yakni minimnya sumber air, jalan yang sempiit karena berada di dalam gang ditambah kerumunan warga yang ingin menyaksikan kebakaran sehingga menghambat pergerakan petugas.

“Sangat disayangkan ya, banyak yang menonton dan menghambat kinerja petugas dan ada sempat terjadi tarik-menarik selang dengan warga,” terang Herry Suhendra, Humas Disdamkar Kota Samarinda.

Api berhasil dipadamkan sekitar kurang lebih dari 2 jam, setelah petugas mengerahkan 15 unit mobil tangki dan 20 mesin portable dari relawan.

Musibah kebakaran tersebut tidak menelan korban jiwa, hanya saja sejumlah petugas mengalami luka dan sesak nafas karena kelelahan. Pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti kebakaran. (dic)
Editor: Redaksi BusamID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *