Balikpapan, Busam.ID – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian mendorong agar kelompok perempuan dilibatkan dalam menyusun kebijakan publik.
Pelibatan perempuan dianggap penting, karena keberadaan perempuan mencakup separuh dari penduduk kota.
Sehingga gaya hidup perempuan tentunya akan mempengaruhi karakter dari sebuah kota.
“Keberadaan perempuan itu kan separuh juga dari penduduk kota, Jadi bagaimana karakter, gaya hidup perempuan juga mempengaruhi kota itu,” kata Hetifah, Selasa (10/1/2023).
Ia menyampaikan, diperlukan pembahasan bagaimana perempuan bisa berperan dalam pembangunan suatu kota bukan hanya pada pembangunan fisik termasuk dalam memberikan masukan terhadap kepedulian perempuan.
“Jadi policy maker itu harus mendengarkan apa yang menjadi masukan dari perempuan, salah satunya adalah melalui organisasi perempuan seperti gabungan organisasi perempuan,” ucapnya.
Hal itu dapat menjadi wadah membangun nilai sosial suatu kota.
Dan diharapkan dengan organisasi perempuan yang ada ini suara-suara perempuan itu bisa lebih hidup, untuk menjaminkan perspektif dari perempuan.
“Sebenarnya penyaluran itu menjadi enak ketika sudah berasosiasi seperti untuk menyampaikan aspirasi di dalam musrembang, ataupun dalam proses apapun silakan bersuara Dan dari pihak Walikota juga tadi sudah membuka ruang, jadi ini menjadi awal yang sangat baik sekali,” pungkasnya. (man)
Editor: Redaksi BusamID








